Menu

Diabetes Bisa Teratasi, Yuk Coba Konsumsi Bawang Putih dengan Cara Ini...

08 Oktober 2021 18:00 WIB
Diabetes Bisa Teratasi, Yuk Coba Konsumsi Bawang Putih dengan Cara Ini...

Ilustrasi bawang putih tunggal (Freepik.com/jcomp)

HerStory, Jakarta —

Melonjaknya kadar gula dalam darah membuat seseorang terkena penyakit diabetes. Hal tersebut umumnya disebabkan oleh gaya hidup dan juga pola makan yang enggak sehat.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengontrol kadar gula dalam darah, seperti mengubah pola makan sehat dan mengonsumsi bawang putih. Sudah tahu belum?

Perlu kamu ketahui bahwa banyak ahli gizi yang merekomendasikan bawang putih segar dalam diet diabetes. Mengutip dari NDTV.com, bawang putih memiliki sifat antibakteri dan antijamur.

Bawang putih juga mengandung allicin yang menciptakan bau dan rasa yang menyengat. Bawang putih juga merupakan salah satu bahan alami yang bisa membantu mengontrol gula darah.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bawang putih efektif meredakan peradangan dan menurunkan risiko diabetes tipe II. Selain itu, bawang putih juga sumber mineral penting seperti fosfor, kalsium, kalium, besi, dan tembaga.

Berikut ini beberapa alasan mengapa bawang putih baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Apa saja? Yuk, simak baik-baik, ya!

Sumber vitamin

Bawang putih mengandung vitamin B6 yang berperan dalam metabolisme karbohidrat. Karbohidrat yang diproses terlalu cepat bisa meningkatkan kadar gula darah. Bawang putih berperan untuk mengontrol proses pencernaan karbohidrat dalam tubuh.

Baca Juga: Kenali Tanda-tanda Ini pada Kulit Jika Kamu Terkena Serangan Diabetes!

Baca Juga: Penelitian: Pasien Corona yang Memiliki Riwayat Diabetes Risiko Kematiannya Lebih Tinggi, Ini Penjelasan Ahli

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Halaman:

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di GenPI

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Oleh: Tasha Rainita