Dokter Spesialis Bedah Subspesialis Bedah Onkologi RS Pondok Indah - Puri Indah, dr. Kristina Maria Siswiandari, Sp.B. SubBOnk., mengatakan, kesadaran wanita Indonesia untuk memeriksakan diri atau deteksi dini terhadap kanker payudara saat ini masih sangat rendah.

Padahal, berdasarkan data Global Cancer Observatory (Globocan) sendiri, kanker payudara menempati urutan nomor satu atau menjadi yang paling banyak diderita wanita di dunia, lho. Di posisi kedua, ditempati oleh kanker serviks.

dr. Kristina bilang, semakin dini kanker payudara ini deteksi, maka kesempatan untuk sembuh sempurna akan lebih besar. Ia pun mengatakan, umumnya wanita segan melakukan pemeriksaan medis dikarenakan khawatir akan efek samping yang mungkin dapat ditimbulkan. Selain itu, mereka juga ketakutan kalau-kalau positif menderita kanker payudara.

“Jadi kesadaran wanita memeriksaan payudara ini saya lihat tergantung dari segmennya sendiri ya, kadang ada yang memeriksakan karena ada anggota keluarga tertentu punya kanker, dan dia berusaha antisipasi. Tapi kalau dia gak ada orang terdekat yang menderita kanker, biasanya dia agak lengah. Sebenarnya, dengan usaha-usaha seperti ini, dengan cara edukasi, dengan cara kita melakukan sosialisasi itu akan membantu menyaring lebih dini tentang kelainan-kelainan yang ada di payudara,” kata dr. Kristina, saat sesi Instalive sebagaimana dipantau HerStory, baru-baru ini.

dr. Kristina mengatakan, dalam beberapa kasus, kanker payudara tak menunjukkan gejala apapun. Namun, wanita perlu melewati beberapa pemeriksaan yang dijalankan dokter untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya.

“Untuk tumor sendiri itu gak mungkin langsung, pasti dari kecil dulu. Nah sementara untuk kanker payudara ini kebanyakan gak ada gejala. Gak ada rasa sakit. Nah biasanya yang dicari dokter itu adalah benjolan, tanpa memperhatikan rasa sakit atau enggak. Karena benjolan itu kecil kita harus lakukan perabaan/pemeriksaan yang rutin tiap bulan, karena tadi gak ada signal kan, gak ada keluhan. Jadi harus dicari ada atau enggak nih benjolannya, ya dengan cara melakukan pemeriksaan sendiri,” terang dr. Kristina.

Baca Juga: Kanker Payudara Gak Bisa Dicegah, tapi Bisa Dideteksi Lebih Awal, Yuk Lakukan SADARI!