Kolesterol dan darah tinggi atau hipertensi jadi salah satu masalah kesehatan yang 'umum' dialami masyarakat. Masalah kesehatan ini cukup meningkat selama beberapa tahun terakhir lantaran gaya hidup yang mulai jauh dari kata sehat.

Kolesterol dan darah tinggi bisa disebabkan dengan asupan makanan harian yang zaman sekarang penuh dengan makanan olahan atau junkfood. Jika tak ditangani dengan benar, kedua masalah kesehatan ini bisa tingkatkan risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung.

Eits, tapi jangan panik dulu. Pasalnya kolesterol dan darah tinggi bisa diatasi dengan bahan alami. Diterangkan oleh Dokter Zaidul Akbar, pakar herbal dan pencetus Jurus Sehat Rasulullah (JSR) membagikan tips jitu penurun kolesterol dan darah tinggi dengan air kelapa.

Menggunakan bahan alami dipercaya lebih aman karena tak memiliki efek samping, dan bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Minuman untuk menurunkan kolesterol dan tekanan darah tinggi menurut dr. Zaidul Akbar adalah air kelapa hijau.

"Minum air kelapa. Air kelapa yang hijau, baik kelapa hijau atau kelapa biasa. Tapi dagingnya yang masih ingusan," kata dr. Zaidul Akbar dikutip dari kanal Youtube Bamol Tv.

Apalagi jika air kelapa dicampur dengan habbatussauda. Dokter Zaidul Akbar menyebut manfaatnya sangat luar biasa.

"Ada caranya tuh, air kelapa dan habbatussauda bisa jadi obat macam-macam,"ungkapnya.

Dokter Zaidul Akbar mengatakan, air kelapa itu adalah minuman paling isotonik dan isoenetik untuk tubuh.

"Minum air kelapa selama 3 bulan saja. Setiap hari 1 air kelapa dengan jumlah sekitar 600 ml, tensi akan turun dan kolesterol akan ngedrop," lanjutnya. 

Air kelapa hijau juga disebut mengandung tinggi asam amino sebagai pembentuk enzim. Tapi, catatannya saat minum air kelapa jangan dikasih sirup.

Baca Juga: Moms, Jangan Khawatir! Ini Cara Masak Santan Tanpa Takut Kolesterol Menghantui



Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.