Menu

Jangan Hanya Fokus pada Covid-19, 5 Penyakit Ini Juga Bisa Mengancam Nyawa Anak Lho!

19 Oktober 2021 19:35 WIB
Jangan Hanya Fokus pada Covid-19, 5 Penyakit Ini Juga Bisa Mengancam Nyawa Anak Lho!

Ilustrasi anak sakit tenggorokan. (Freepik/edited by HerStory)

HerStory, Jakarta —

Pandemi virus corona Covid-19 membuat masyarakat lupa dengan penyakit berbahaya lainnya, terutama yang bisa menyerang bahkan merenggut nyawa anak-anak. Apa kamu tahu penyakit apa saja yang bisa mengintai anak?

Kepada HerStory, Dokter Spesialis Anak, Aileen Clarissa memaparkan lima penyakit berbahaya yang rentan menyerang anak-anak, yaitu pneumonia, diare, tuberkulosis, HIV, dan juga meningitis. Namun, penyakit-penyakit tersebut bisa dicegah kok.

Sampai saat ini, dr. Aileen mengatakan bahwa penyakit yang memiliki potensi besar bisa merenggut nyawa anak-anak adalah pneumonia. Sebab, menurut data yang ada, pneumonia menyumbang sekitar 13 persen kematian balita usia di bawah 5 tahun.

Lantas, apa saja gejala dan bagaimana cara pengobatannya?

Dokter Aileen juga menjelaskan gejala setiap penyakit yang akan muncul. Apa saja? Yuk, simak baik-baik, ya!

Pneumonia

Pneumonia adalah infeksi pada paru-paru yang bisa disebabkan oleh virus ataupun bakteri. Penyakit yang satu ini ditandai dengan demam tinggi yang disertai dengan batuk, pilek, dan juga sesak napas.

“Kalau batuk pilek disertai dengan demam sudah lebih dari tiga hari, sebaiknya dibawa ke dokter untuk dikontrol,” jelas dr. Aileen.

Moms, juga harus mewaspadai tanda-tanda bahaya penyakit pneumonia. Jadi, Moms bisa lebih berhati-hati dan segera membawa anak ke dokter jika sudah muncul tanda bahaya. 

“Tanda bahaya penyakit pneumonia itu kalau ada sesak napas ditandai dengan peningkatan frekuensi napas atau jumlah napas per menit. Frekuensi napas normal pada anak sesuai dengan usianya, kalau bayi biasanya di bawah 60 kali per menit dan balita biasanya di bawah 30 kali per menit,” lanjutnya.

Diare

Diare merupakan peningkatan frekuensi buang air besar lebih dari tiga kali sehari dengan disertai dengan perubahan konsistensinya yang lebih cair. Diare bisa menjadi berbahaya jika terjadi dehidrasi. Makanya, Moms harus mengetahui tanda-tanda anak dehidrasi.

“Tandanya, di awal anak merasa gelisah, matanya cekung, air matanya berkurang, haus terus-menerus. Kalau enggak tertangani, maka dehidrasi bisa menjadi lebih parah,” ujar dr. Aileen.

Penting untuk Moms tahu, saat anak diare maka kamu perlu memerhatikan lima hal, seperti mencegah dehidrasi dengan memberikan cairan pengganti, tetap berikan nutrisi yang cukup, memberikan zinc untuk memperbaiki kerusakan pada usus, perhatikan kebersihan lingkungan, dan berikan obat sesuai dengan anjuran dokter.

Tuberkulosis

Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi menular yang masih banyak ditemukan di Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi kuman yang bersifat bisa mengenai seluruh organ tubuh, tapi paling banyak di paru-paru.

Gejala umumnya bermacam-macam, seperti nafsu makan berkurang, berat badan susah naik, demam lebih dari dua minggu, ada pembesaran kelenjar, dan ada batuk kronis.

“Untuk prinsip pengobatannya, anak yang sudah didiagnosis tuberkulosis harus mengikuti protokol pengobatan sesuai anjuran dokter, misalnya pengobatan yang diberikan adalah enam bulan, maka harus dijalani tanpa harus berhenti,” jelas dr. Aileen.

HIV

HIV atau Human Immunodeficiency virus merupakan virus yang merusak sistem kekebalan tubuh dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. Semakin banyak sel CD4 yang dihancurkan, maka kekebalan tubuh akan semakin lemah sehingga rentan diserang berbagai penyakit.

Gejala HIV pada anak biasanya ada demam yang berkepanjangan, diare yang lebih dari dua minggu, ada jamur pada mulut atau lidah, ataupun adanya infeksi lain yang menurunkan sistem kekebalan tubuh.

Meningitis

Meningitis adalah peradangan selaput jaringan otak yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, jamur, atau parasite. Kondisi-kondisi tertentu, seperti melemahnya sistem imun tubuh juga dapat menjadi pemicu munculnya meningitis.

Gejala-gejala yang harus diwaspadai oleh Moms adalah demam, anak menjadi rewel, enggak nafsu makan, muncul benjolan lunak di kepala, muntah, dan juga kejang-kejang.

Nah, itulah beberapa penyakit berbahaya bagi anak yang harus diwaspadai oleh orangtua. Jangan sampai kamu telat mengetahuinya ya, Moms!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan