Menu

Waspada Hipertensi! Gejala Darah Tinggi yang Sering Tak Terlihat, Nyawa Jadi Taruhannya

Nada Saffana
20 Oktober 2021 18:10 WIB
Waspada Hipertensi! Gejala Darah Tinggi yang Sering Tak Terlihat, Nyawa Jadi Taruhannya

Ilustrasi hipertensi. (GenPI.co/edited by HerStory)

HerStory, Jakarta —

Tekanan darah tinggi atau hipertensi jadi salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami. Bahkan hipertensi sering disebut silent killer karena keterlambatan deteksi sehingga merenggut nyawa.

Oleh sebab itu, para ahli kesehatan mengimbau masyarakat untuk rutin cek tekanan darah agar bisa mendeteksi hipertensi sebelum berakibat fatal. Pasalnya hipertensi tak memiliki gejala khas yang bisa diidentifikasi.

Ada bahaya yang mengancam lantaran gejala hipertensi sering tak terlihat. Ketika seseorang menderita hipertensi pulmonal yang intens, yaitu tekanan darah tinggi di pembuluh darah yang memasok paru-paru. Anda mungkin mengalami sesak napas, terutama saat melakukan aktivitas sehari-hari seperti berjalan, mengangkat, menaiki tangga dan banyak lagi.

Dalam krisis hipertensi, selain sesak napas, Anda mungkin mengalami kecemasan yang parah, sakit kepala, mimisan dan mungkin kehilangan kesadaran, jika tidak ditangani tepat waktu.

Menurut American Heart Association (AHA), aktivitas fisik adalah kunci untuk menjaga tekanan darah tetap terkendali. Itu bisa mempertahankan berat badan yang sehat dan juga mengurangi tingkat tekanan darah. Efeknya bisa menurunkan risiko terkena penyakit kardiovaskular lainnya.

Selain itu, mengikuti diet yang tepat juga sangat penting. Batasi asupan gula dan karbohidrat dan perhatikan jumlah kalori yang dikonsumsi.

Jangan lupa katakan tak pada konsumsi natrium berlebih dan kurangi makanan olahan. Yang perlu diingat, tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah penyebab utama banyak penyakit kardiovaskular. Ini terjadi ketika kekuatan darah terhadap dinding arteri terlalu tinggi.

Cara terbaik untuk melindungi diri sendiri adalah dengan menyadari risikonya dan membuat perubahan yang penting. Meskipun tanpa diagnosis yang tepat, tekanan darah tinggi hampir tak dapat dideteksi.

Namun, dalam kebanyakan kasus ekstrem, seseorang mungkin mengalami sakit kepala bersama dengan mimisan. Utamanya ketika tekanan darah 180/120 mm Hg atau lebih tinggi. Jika terus mengalami sakit kepala dan hidung berdarah, segera hubungi bantuan medis.

Lihat Sumber Artikel di GenPI

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Share Artikel: