Menu

Peringatan Keras! 7 Bagian Tubuh Anak Ini ‘Haram’ Dipukul, Akibatnya Fatal Moms!

Riana Agustian
22 Oktober 2021 16:10 WIB
Peringatan Keras! 7 Bagian Tubuh Anak Ini ‘Haram’ Dipukul, Akibatnya Fatal Moms!

Ilustrasi anak laki-laki menangis. (Unsplash/Marcos Paulo Prado)

HerStory, Jakarta —

Moms, sebagai orang tua tentunya kamu ingin mendidik anak-anaknya dengan baik, ya. Namun terkadang, pasti Moms pernah kehilangan kesabaran saat mendidik anak dan kelepasan memukul anak kan? Jelah hal itu salah ya, Moms.

Dikutip dari American Psychological Association (APA), kebiasaan memukul anak merupakan hal yang sangat berbahaya baik secara fisik maupun mental, Moms.

Oleh karena itu, untuk mencegah risiko di atas, Moms perlu mengetahui bagian tubuh anak yang gak boleh dipukul. Apa saja?

1. Bokong

Bokong memang merupakan sasaran empuk untuk melampiaskan kemarahan orang tua. Jika Moms berpikiran bahwa memukul bokong anak lebih aman karena dagingnya yang dianggap tebal, realitanya gak begitu, lho.

Perlu kamu tahu Moms, agian bokong ini justru memiliki saraf sciatic yang apabila terkena pukulan keras, justru dapat memberikan dampak yang cukup serius. Memukul bokong anak dapat menyebabkan agresi, perubahan otak, penyalahgunaan zat, dan perilaku bunuh diri di masa dewasa.

2. Kepala

Ingat Moms, salah satu bagian kepala yang sangat haram untuk dipukul adalah bagian belakang sebagai pusat pernapasan manusia. Memukul anak di bagian kepala belakang dapat menyebabkan gangguan keseimbagan, mual-mual, gagal pernapasan, dan beberapa komplikasi lainnya. Duh!

3. Tulang belikat

Selanjutnya, salah satu bagian tubuh anak yang ‘haram’ dipukul adalah tulang belikat atau tulang lengan atas. Tulang belikat manusia terdapat dua sisi yang letaknya ada di punggung atas.

Ketika anak mengalami pukulan yang keras pada bahu, maka seketika dapat mematahkan tulang belikatnya Moms. Tulang yang memiliki banyak otot ini, jika terpukul maka si kecil bisa merasakan nyeri yang parah, ketidakmampuan mengangkat lengan atas, dan pembengkakan memar, hingga fraktur.