Ilustrasi wanita mengelap keringat (Charleston Dermatology/Edited by Herstory)
Tubuh manusia memang mengeluarkan keringat dan hal tersebut wajar terjadi. Ada banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang berkeringat, salah satunya olahraga.
Kalau setelah berolahraga tubuhmu berkeringat, itu normal. Namun, kalau keringat sudah berbau berarti harus diwaspadai. Sebab, itu bisa menjadi tanda masalah kesehatan yangg serius.
Mengutip dari laman sindikasi HiMedik.com (29/10/2021), berikut ini beberapa bau keringat yang perlu kamu waspadai. Simak baik-baik, ya!
Bau keringat yang asam bisa disebabkan oleh lebih banyak keringat. Semakin banyak kamu berkeringat, maka semakin banyak keringat bercampur dengan bakteri yang hidup di kulit sehingga mengakibatkan bau asam.
Kondisi ini bisa jadi akibat dari hyperhidrosis yang menyebabkan keringat berlebih. Konsumsi makanan pedas, seperti bawang putih dan oregano bisa menyebabkan bau asam ini.
Perlu dipahami bahwa amonia bisa membuat urine berbau khas. Kadar ammonia yang tinggi dalam keringat itulah bisa memberikan bau urine yang samar.
Namun, keringat yang berbau seperti urine juga bisa menjadi gejala dari sesuatu yang lebih serius. Penyakit hati dan ginjal bisa menyebabkan kamu memiliki bau badan yang aneh.
Kalau hati atau ginjal kamu enggak berfungsi baik, racun yang biasanya disaring dari tubuh akan menumpuk. Hal ini bisa menyebabkan keringat berbau seperti emonia atau urine.
Bahan utama untuk membuat aroma roti lezat adalah ragi, yang jelas akan kurang nyaman bila tubuh berbau seperti adonan roti tersebut.
Infeksi genital, seperti infeksi jamur pada vagina atau infeksi jamur pada ketiak bisa membuat keringat berbau seperti adonan roti.
Keringat yang berbau seperti cuka bisa berkaitan dengan beberapa kondisi kesehatan. Jika kamu menderita penyakit ginjal, ginjalmu mungkin enggak bisa memecah bahan kimia yang disebut urea.
Jika napas atau keringat kamu berbau sangat manis, hal ini mungkin disebabkan oleh jumlah keton yang lebih tinggi dalam aliran darahmu.
Kamu mungkin berpikir keringat yang berbau manis lebih baik, padahal itu bisa menjadi tanda diabetes yang enggak terkontrol.
Nah, itulah jenis-jenis bau keringat yang harus kamu tahu. Waspada, ya!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di Himedik.com
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Himedik.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.