Bak Negeri Dongeng, Cappadocia sering menjadi incaran para wisatawan saat menyambangi Turki. Terkenal dengan bebatuan yang menjulang tinggi dan  balon udara yang bertebaran di langit jingga, siapa yang enggak tertarik dengan keajaiban alam yang satu ini?

Bahkan sering pula, lokasi ini dijadikan tempat foto pre-wedding dengan latar belakang balon udara dan bebatuan yang menjulang serta langit senja yang amat mendukung. Romantis abis! 

View this post on Instagram

A post shared by Cappadocia Photographer (@ilkerkatik) on Jan 16, 2020 at 11:39pm PST

Menjadi destinasi wisata yang paling sering dikunjungi wisatawan, ternyata ada fakta sejarah menarik yang perlu diketahui lho! Apalagi buat Beauty yang berencana menghabiskan waktu berilibur di Cappadocian. Melansir dari laman On The Go Tours, berikut HerStory rangkum tujuh di antaranya:

Letusan Gunung Berapi

Tiga hingga empat juta tahun yang lalu, serangkaian letusan gunung berapi mengguncang wilayah Anatolia Tengah. Landscape Cappadocia sendiri dibentuk oleh erosi vulkanik. Abu tebal memadat  berubah menjadi batu lunak atau sering disebut tufa. Seiring berjalannya waktu tufa tersebut terkikis oleh angin dan air, hingga menciptakan cerobong asap ikonik seperti yang dilihat sekarang.

Membentang sejauh 5.000 kilometer

Perlu Beauty tahu, kalau Cappadocia ini membentang sejauh 5.000 kilometer dengan ketinggian mencapai seribu meter. Cappadocia sendiri memotong melalui tiga provinsi, yaitu Anatolia - Nevsehir, Keyseri, dan Ngide.

Nama Cappadocia

Cappadocia berasal dari kata Persia Katpaktukya yang berarti 'tanah kuda-kuda indah' karena dulu wilayah ini dikenal karena persembahan kuda. Hingga saat ini banyak ditemui kuda di Cappadocia dan dijadikan sebagai moda transportasi alternatif para pengunjung.

View this post on Instagram

A post shared by ????? ???? (@sujungseed) on Jan 22, 2020 at 6:30pm PST

Enam ratus gereja

Di Cappadocia ditemui ada sebanyak 600 gereka yang diukir dari batu Kapadokia yang lembut. Gereja-gereja ini berasal dari zaman abad pertengahan dan menampilkan lukisan-lukisan yang indah dengan mempertahankan jumlah warna dan detail yang luar biasa.

Desa Goreme

Tempat ini dijadikan pusat wisata utama di kawasan Cappadocia dan merupakan salah satu pemukiman yang masih dihuni hingga saat ini. Orang-orang Nasrani menyebutnya sebagai Desa Gerome yang memiliki arti "Anda tidak bisa melihat di sini", karena mereka bersembunyi di daerah itu selama invasi Arab.

View this post on Instagram

A post shared by Tatil (@tatil) on Jan 18, 2020 at 4:30am PST

The Goreme Open-Air Museum

Merupakan kawasan kompleks keagamaan yang sudah dikenal banyak orang. Serta, tempat ini terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada 1985 silam.

Produsen Anggur terbesar

Cappadocia juga dikenal sebagai daerah dengan produsen anggur terbesar dan diyakini bahwa pembuatan anggur memiliki sejarah panjang di sini. Ada sejumlah toko pencicip anggur, yang mana pengunjung dapat mencicpi anggur disini. Beberapa tahun terakhir anggur di wilayah ini meraih penghargaan Internasional.

View this post on Instagram

A post shared by Evolution Wellness (@evolutionwellness_) on Jan 22, 2020 at 6:41pm PST

Nah, Beauty itu tadi tujuh fakta menarik seputar Cappadocia. Tertarik buat mengunjunginya?