Selebgram sekaligus aktis cantik, Anya Geraldine mengaku pernah menjadi korban bullying. Lewat unggahan video acara meet and greet cast Pretty Little Liars di kanal Youtube VIU Indonesia, Anya Geraldine bercerita tentang dirinya saat menjadi korban bullying. Waduh, seperti apa ya?

Saat itu, Anya Geraldine mendapat banyak hujatan di akun media sosial pribadinya. Menurut Anya Geraldine, ada beberapa faktor mengapa orang-orang melakukan cyberbullying. Mulai dari rasa iri hati pada korban, hanya sekadar ikut-ikutan, atau si pelaku menyimpan rasa dendam.

Baca Juga: Ketika Anya Geraldine Singgung Para Pria yang Suka Keramas Sebelum Imsak...

"Mungkin in real life mereka itu adalah orang-orang yang tertindas, enggak tahu mau membalas orang-orang yang menindas dia itu gimana caranya. Jadi, dia melampiaskan itu dengan salah satu tokoh atau public figure yang mungkin lagi banyak di-bully, nih, sama yang lain. 'Ikutan, ah'," kata Anya Geraldine.

View this post on Instagram

A post shared by Angelic Demon (@anyageraldine) on May 11, 2020 at 6:11am PDT

Selain itu, menurut Anya Geraldine juga, saat ini cyberbullying seakan-akan sudah menjadi sebuah budaya. Pendapatnya tersebut berdasarkan dari kejadian-kejadian yang ia lihat beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Anya Geraldine Unggah Foto 'Lengket' dengan Kekasih, Warganet: Yang Mau Gebukin Ovi Kumpul Sini!

Baca Juga: Anya Geraldine Unggah Video Bangunkan Sahur dengan Kenakan Baju Seksi, Komentar Hotman Paris Jadi Sorotan Netizen!

"Cyberbullying itu sekarang bisa menjadi part of culture. Karena kalau dilihat dari banyak kasus-kasus yang kemarin, beberapa orang banyak yang viral. Dia ketangkep polisi karena viral, karena dia salah," tutur Anya Geraldine.

Anya Geraldine juga menguatkan para korban cyberbullying bahwa enggak selamanya mereka jadi korban. Menurut Anya Geraldine, si pelau juga enggak memiliki kehidupan yang lebih baik dari si korban. Jadi, kalau misalnya sudah terlalu mengganggu, lebih baik di-block saja, enggak perlu dibawa pusing.