Bercinta merupakan kebutuhan bagi pasangan yang telah menikah. Hubungan mereka akan semakin erat dan mesra. Namun, banyak orang yang beranggapan, jika pasangan suami-istri terlalu sering bercinta, miss V bisa melonggar. Benarkah demikian?

Di kalangan masyarakat, memang banyak sekali mitos-mitos tentang area sensitif wanita tersebut. Banyak ungkapan yang kerap membuat wanita khawatir akan kesehatan organ intimnya.

Baca Juga: Kamu Suka Pakai Tisu Toilet Usai Pipis? Amankah untuk Kesehatan Miss V?

Namun, tahukah kamu, Beauty bahwa sering bercinta itu enggak menyebabkan miss V longgar lho! Berhubungan seks enggak menyebabkan miss V longgar, so, ungkapan itu hanya mitos ya, Beauty.

Para ahli obstetric dan ginekologi tak menyetujui anggapan tersebut. Menurut mereka, vagina cukup elastis dan mengembang sehingga memungkinkan perempuan untuk menggunakan tampon, alat kontrasepsi hingga aktivitas seksual.

“Ini kesalahpahaman terhadap miss V. Vagina terdiri dari banyak otot yang mendukung kinerja dasar panggul. Otot-otot ini dapat mengencang dan rileks tergantung kondisi tertentu seperti saat klimaks,” kata Lauren Averbuch, dokter spesialis obstetric dan ginekologi.

Baca Juga: Gatal di Area Miss V Saat Menstruasi? Bisa jadi Kamu Alergi Pembalut, Beauty!

Untuk diketahui, terdapat beberapa hal yang dapat melemahkan otot dasar panggul. Faktor utama otot vagina melemah adalah melahirkan. Setelah melahirkan vagina bisa terasa lebih longgar, lebih lembut dan lebih ‘terbuka’. Pembengkakan pada vagina akan berkurang secara bertahap setelah beberapa hari bayi lahir. Penyebab miss V longgar lainnya adalah menopause, cedera traumatis dan kanker ginekologis.

Tapi, kamu enggak perlu khawatir, Beauty. Banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasinya. Salah satunya adalah dengan latihan kegel secara rutin. Niscaya miss V yang ototnya mulai melemah dapat kencang kembali.