Ilustrasi sepasang kekasih. (Unsplash/Edited by HerStory)
Berpelukan merupakan hal yang romantis dalam menjalin hubungan serta menunjukkan rasa kasih sayang. Berpelukan akan membuat rasanya nyaman antara satu sama lain.
Di samping itu, saat diri kita dipeluk oleh seseorang, akan memberikan rasa perhatian dan sayang pada orang tersebut.Memeluk maupun dipeluk rupanya sangat baik terhadap jalannya hubungan.
Selain itu, dengan berpelukan akan memberikan beberapa manfaat tidak hanya hubungan, tetapi kesehatan otak dan mental. Dilansir dari Suara.com (08/11/2021) di bawah ini terdapat manfaat dari berpelukan, di antaranya:
Selain bersama pasangan, pelukan juga bisa diberikan kepada keluarga, teman, atau kerabat terdekat. Biasanya pelukan diberikan sebagai bentuk dukungan dan rasa nyaman atas kesedihan yang dialami orang tersebut. Oleh karena itu, pelukan dapat menenangkan dan mengurangi stres orang yang bersedih.
Para ilmuwan mengatakan, memberi dukungan kepada orang lain melalui sentuhan dapat mengurangi stres orang yang sedang dihibur. Bahkan dapat mengurangi stres orang yang melakukan penghiburan
Dalam sebuah penelitian terhadap lebih dari 400 orang dewasa, para peneliti menemukan, berpelukan dapat mengurangi kemungkinan seseorang sakit. Para peserta dengan sistem pendukung yang lebih baik cenderung tidak sakit. Dapat dikatakan, efek pelukan bisa mengurangi stres sehingga menjadi lebih sehat.
Dalam sebuah studi, ditemukan orang yang berpegangan tangan dan berpelukan menunjukkan penurunan tingkat tekanan darah dan detak jantung lebih baik dari yang tidak melakukannya. Dikatakan, berpelukan dapat memberikan hubungan kasih sayang yang baik untuk kesehatan jantung.
Para ilmuwan mengatakan, oksitosin (hormon pelukan) dapat meningkatkan kebahagiaan dan mengurangi stres. Dikatakan, hormon ini sangat baik untuk wanita. Hal itu karena oksitosin menyebabkan penurunan tekanan darah dan hormon stres norepinefrin.
Studi menemukan, oksitosin memberikan manfaat positif pada wanita yang memiliki hubungan yang lebih baik dan lebih sering berpelukan dengan pasangannya. Wanita juga melihat efek positif oksitosin saat mereka menggendong bayi mereka dengan erat.
Menurut ilmuwan, pelukan dapat mengurangi kecemasan pada seseorang. Sentuhan pada seseorang dapat mencegah seseorang untuk mengunci dirinya sendiri. Dapat dikatakan, pelukan meningkatkan rasa percaya diri seseorang sehingga bisa mengurangi rasa takut.
Penelitian menunjukkan beberapa bentuk sentuhan mungkin mampu mengurangi rasa sakit. Dalam sebuah penelitian, orang dengan fibromyalgia memiliki enam perawatan sentuhan terapeutik. Setiap perawatan melibatkan sentuhan ringan pada kulit. Para peserta melaporkan peningkatan kualitas hidup dan berkurangnya nyeri.
Melalui pelukan, seseorang dapat berbicara walaupun tidak mengucapkan kata. Para ilmuwan telah menemukan bahwa orang asing mampu mengekspresikan berbagai macam emosi kepada orang lain dengan menyentuh bagian tubuh yang berbeda. Beberapa emosi yang diekspresikan termasuk kemarahan, ketakutan, jijik, cinta, syukur, kebahagiaan, kesedihan, dan simpati.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di Suara.com
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.