Menu

Waduh! Melupakan Selingkuhan Ternyata Gak Disarankan Psikolog Lho, Kok Bisa?

09 November 2021 20:45 WIB
Waduh! Melupakan Selingkuhan Ternyata Gak Disarankan Psikolog Lho, Kok Bisa?

Ilustrasi Perselingkuhan (Pinterest/Power of Positivity)

HerStory, Bogor —

Dari sekian banyak cobaan dan tantangan membina rumah tangga, perselingkuhan mungkin menjadi tantangan yang terberat.

Ada sejumlah alasan mengapa seseorang bisa selingkuh dari pasangannya, baik itu suami bahkan si istri sekalipun. Entah karena disengaja atau gak disengaja. Sampai suatu saat, seseorang tersadar kalau itu bukan hal yang baik dan ingin segera kembali ke pasangannya.

Nah, buat kamu yang pernah selingkuh, apakah kamu sudah benar-benar bisa melupakan alias move on dari selingkuhanmu?

Menurut Psikolog, Pingkan Rumondor, ternyata berusaha melupakan selingkuhan bukanlah cara yang disarankan untuk bisa move on dan melanjutkan hubungan dengan pasangan resmimu, lho.

Sebab biasanya, semakin keras usaha seseorang berusaha melupakan sesuatu, maka semakin besar juga kemungkinan dia teringat akan hal itu. Duh, bahaya!

"Kalau Anda berkata dalam hati 'sudah lupakan saja dia, jangan diingat-ingat lagi', justru yang ada Anda akan semakin lama memikirkannya. Akibatnya malah semakin ingat, semakin rindu, dan ingin kembali ke selingkuhan," terang Pingkan.

Lebih lanjut, wanita yang menjadi dosen di Universitas Bina Nusantara ini pun menyarankan orang yang pernah berselingkuh untuk gak berusaha sekuat tenaga dalam melupakan mantan selingkuhan. Mendingan, lakukan hal-hal yang bermanfaat bagi diri sendiri dan bernilai positif.

“Misalnya, atasi perasaan kosong dan sedih pasca-menyudahi perselingkuhan dengan merawat diri ke salon, spa, atau lakukan hal lain seperti yoga dan olahraga yang bisa membuat tenang,” tuturnya,

Nah, setelah diri merasa lebih baik, lanjut dia, kemudian lakukanlah evaluasi diri.

"Apa yang salah dalam hubungan resmi dengan pasangan sehingga Anda perlu selingkuh? Refleksikan diri Anda, apa yang dicari dari sang selingkuhan yang tidak ada di dalam pasangan?," bebernya.

Kemudian, lanjut Pingkan, ungkapkanlah hasil refleksi tersebut kepada pasangan resmi. Ungkapkan apa yang membuat kamu gak nyaman dalam hubungan. Hal ini penting untuk menyadarkan pasangan resmi, bahwa kamu merasa tidak nyaman dalam hubungan tersebut agar bisa mencari jalan keluar bersama.

“Tapi jika sulit bicara berdua saja dengan pasangan, atau pasangan marah karena kamu berselingkuh, jangan ragu untuk pergi ke psikolog atau konselor pernikahan untuk dicarikan solusi terbaik,” pungkas Pingkan, sebagaimana dikutip dari wolipop.

Semoga artikelnya bermanfaat ya!

Baca Juga: Weddingku Exhibition Hadirkan Dekor Empat Musim yang Imersif!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan