Gina S Noer dikenal sebagai sosok wanita tangguh di balik film-film terbaik di Indonesia. Ia sering menjadi sutradara dalam film tentang keluarga, seperti dua garis biru dan keluarga cemara. 

Menurut Gina, keluarga menjadi salah satu genre yang paling ia sukai karena banyak sisi yang bisa diungkap.

"Sebebernya saya selalu melihat keluarga cerminan dari banyak hal. Bagi saya menarik sekali ketika sekumpulan orang ditakdirkan untuk hidup bersama dan tidak selamanya selalu cocok. Didalamnya ada kesalahan-kesalahan," cerita Gina dalam Press Screening dan Konferensi Pers “Saiyo Sakato” serial terbaru GoPlay Original (24/1/2020).

Tak melulu bahagia, ia juga ingin membuat karya mengenai keluarga bagaimana reaksi dan tindakan saat berhadapan dengan masalah.

"Saya selalu penasaran bagaimana kondisi orang-orang dalam keluarga ketika berhadapan dengan situasi yan enggak ideal dan bagaimana reaksinya," tambahnya.

Setiap individu dalam suatu keluarga tentu memiliki masalahnya masing-masing dan itu menjadi penyebab ketidak harmonisan. Sisi itulah yang ingin Gina sampaikan kepada masyarakat bahwa setiap keluarga enggak ada yang sempurna.

"Namanya keluarga enggak lepas dari masalah kan dan di Indonesia budaya keluarga itu kental sekali. Nah tapi karena kentalnya itu juga tidak banyak karya-karya yang membicakaran keluarga dengan apa adanya, dengan kebaikannya maupun kesalahannya," imbuh wanita yang baru saja memenangkan piala citra itu.

Ia juga mengatakan bahwa sebagai kreator mengulik perjalanan sebuah keluarga bukan sekadar menceritakan keluarga yang indah saja tetapi juga punya kesempatan untuk mengulik keluarga dengan sisi gelapnya.