Ilustrasi fantasi seks (Elements Envato/Edited By HerStory)
Seks adalah topik yang sangat rumit. Ya, kamu nggak akan pernah tahu apa yang ada dalam pikiran seseorang tentang seks. Ya, bahkan orang paling "baik" sekalipun pun bisa membayangkan hal-hal erotis atau yang lebih dikenal sebagai fantasi seksual.
Sebagai manusia, kita memiliki hasrat seksual. Jadi, sangat mudah untuk terjebak pikiran terdalam tentang seks. Namun, kamu gak perlu khawatir. Fantasi seksual adalah hal yang normal dan sehat. Bahkan sejumlah ahli menyebutkan fantasi seksual bisa membantu kehidupan seks kamu dan pasangan.
Sebenarnya, ada banyak fantasi seksual dalam pikiran manusia. Berikut enam fantasi seksual paling umum, dilansir dari Insider :
Seks multi-pasangan artinya melibatkan lebih dari dua orang dalam hubungan seks. Artinya, kamu berhubungan seks dengan dua orang yang memiliki jenis kelamin yang sama ataupun berbeda denganmu. Atau mungkin salah satunya berbeda/sama denganmu. Hubungan seks ini biasa disebut threesome dan apabila lebih bisa disebut pesta seks.
Sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam Archives of Sexual Behavior yang melibatkan 274 mahasiswa universitas Kanada mengungkapkan 64 persen peserta memiliki minat pada seks multi-pasangan.
Studi lain yang diterbitkan dalam Personality and Individual Differences yang melibatkan 788 orang dewasa Inggris menemukan bahwa pria, secara khusus, mungkin lebih banyak berfantasi tentang seks multi-pasangan. Peserta laki-laki dari penelitian ini cenderung berfantasi tentang seks dengan banyak orang dan dengan pasangan anonim. Sementara itu, fantasi wanita lebih cenderung mencakup pasangan sesama jenis dan orang terkenal.
Seks kasar adalah tindakan seksual yang agresif. Jenis seks ini sering dianggap sebagai luapan gairah seksual, namun kadang juga bisa dikategorikan menjadi hubungan seks yang tidak sehat.
Sedangkan seks yang kasar sering disebut sebagai BDSM (bondage, discipline, dominance dan submission, sadomasochism), yakni singkatan dari perbudakan, disiplin, dominasi, penyerahan, sadisme dan masokisme.
Ketika melakukan penelitian untuk bukunya tentang ilmu hasrat seksual yang disebut Tell Me What You Want, Justin Lehmiller, seorang psikolog sosial, menemukan fantasi ini sangat populer di masyarakat. Dia mensurvei 4.000 orang Amerika dan menemukan 93 persen wanita dan 81 persen pria berfantasi tentang dominasi seksual. Selanjutnya, 85 persen pria dan 76 persen wanita berfantasi tentang menjadi dominan secara seksual.
Voyeurisme merupakan jenis parafilia di mana penderitanya mendapatkan kepuasan seksual dengan cara mengintip, menguntit, dan melihat aktivitas seksual orang lain secara diam-diam. Sebuah studi kecil tahun 1991 menemukan 54 persen pria memiliki fantasi voyeuristik. Sementara itu, sebuah penelitian di Sewdish tahun 2006 menemukan bahwa dari 2.450 orang dewasa yang disurvei pada tahun 1996, 7,7 persen melaporkan menjadi terangsang saat melihat orang lain berhubungan seks.
Sementara eksibisionisme adalah menjadi terangsang karena orang lain secara konsensual melihat kamu berhubungan seks. Atau kamu juga bisa terangsang karena memperlihatkan alat kelaminya kepada orang lain tanpa adanya persetujuan.Kedua bentuk fantasi seksual ini dikategorikan pelanggaran hukum dan tidak sehat, bahkan termasuk gangguan kesehatan mental.
Seks di depan umum adalah fantasi populer lainnya yang mungkin termasuk dalam eksibisionisme. Dalam survei yang dilakukan Lehmiller, dia menemukan 81 persen pria dan 84 persen wanita terangsang oleh fantasi seks publik. Penting untuk dicatat bahwa bertindak berdasarkan fantasi ini ilegal.
Meskipun namanya mirip, roleplay dan cosplay adalah fantasi yang berbeda: .Roleplay adalah asumsi identitas lain, sementara cosplay adalah tindakan berdandan seperti seseorang atau sesuatu yang lain yang umumnya terinspirasi dari buku, film, atau video game. Hingga saat ini belum banyak peneltian tang dilakukan terkait topik roleplay seksual atau cosplay. Namun, International Journal of Roleplaying menyebut ini sebagai bagian dari foreplay yang tidak signifikan.
Tidak ada definisi khusu untuk seks romantis. Sebab, apa yang romantis untuk setiap orang mungkin berbeda-beda. Secara teori, segala jenis seks bisa menjadi romantis. Namun, apabila ingin didefinisikan, seks romantis adalah hubungan seksual di mana ada hubungan emosional dan gairah seksual.
Homoeroticism adalah fantasi yang melibatkan sesama jenis. Ini bisa - dan sering dialami oleh orang-orang yang mengidentifikasi diri sebagai heteroseksual, bukan hanya homoseksual saja.
Faktanya, sebuah makalah tahun 2019 yang diterbitkan di Social Forces menunjukkan 3,6 persen hingga 4,1persen pria dan 7,6 persen hingga 9,5 persen wanita mengaku memiliki ketertarikan seksual atau romantis dengan sesama jenis.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di Akurat
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.