Ilustrasi Seks BDSM (Unsplash/Artem Labunsky)
Hipersex merupakan keinginan untuk terus menerus berhubungan seks yang ditandai dengan fantasi dan gairah.
Kecanduan berhubungan seks mengacu pada suatu kondisi ketika seseorang memiliki dorongan seksual luar biasa intens. Orang tersebut juga mungkin mempunyai obsesi yang gak sehat dan mungkin membuatnya berperilaku seksual berisiko dengan konsekuensi berbahaya.
Hipersex lebih sering terjadi pada pria. Gak menutup kamu atau pasanganmu mengalami kecanduan berhubungan intim. Dilansir dari berbagai sumber.
Keinginan untuk berhubungan seks setiap waktu dan gak bisa dikendalikan. Jika keinginan ini gak dilakukan maka akan menimbulkan rasa gelisah dan cemas. Gak mudah terpuaskan sehingga akan cenderung untuk meminta bercinta terus.
Waktu yang berlebihan dihabiskan oleh fantasi dan dorongan seksual, terlibat secara berulang-ulang dalam fantasi, dorongan, dan perilaku seksual sebagai respons terhadap kehidupan yang penuh tekanan.
Seorang hipersex biasanya terlalu tertarik pada pornografi. Ketika gak adanya visual dan rangsangan yang biasa dilihat, dia mungkin nggak dapat mengembangkan dan mempertahankan ereksi. Ini dapat menyebabkan disfungsi ereksi serta menunda ejakulasi.
Membutuhkan lebih banyak waktu untuk kegiatan seksualnya, sehingga melupakan tanggung jawab karena akan mengganggu waktu yang dihabiskan untuk aktivitas seksualnya.
Mengorbankan relasi sosial, pekerjaan, atau aktivitas rekreasi lain demi memenuhi dorongan seksual. Ketidakmampuan untuk menahan dorongan seksual.
Seorang hipersex akan terus melakukan aktivitas seksual meskipun ada risiko yang serius dari aktivitas tersebut seperti tertular infeksi menular seksual (IMS), putus hubungan dengan pasangan, bahkan terlibat masalah hukum.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.