Menu

Suami Selingkuh? Ini Ini Deretan Pertanyaan yang Harus Kamu Jawab Sebelum Memaafkannya Moms!

Riana Agustian
16 November 2021 19:15 WIB
Suami Selingkuh? Ini Ini Deretan Pertanyaan yang Harus Kamu Jawab Sebelum Memaafkannya Moms!

Perselingkuhan (Pinterest/Edited by HerStory)

HerStory, Jakarta —

Moms, setiap hubungan, tak terkecuali suami istri, akan menghadapi masalah dan rintangan. Ada yang bisa diselesaikan, tapi tak sedikit juga berakhir dengan perpisahan atau perceraian.

Di antara beberapa rintangan yang sering menimpa sebuah hubungan, perselingkuhan mungkin adalah salah satu yang paling sulit untuk diselesaikan.

Ya, selingkuh berarti pasangan telah berbohong, memanipulasi dan merusak kepercayaanmu. Namun, perselingkuhan tidak selalu berarti suatu hubungan berakhir, terutama jika pasangan benar-benar menyesal, dan kamu pun masih menyayanginya. 

Dalam situasi seperti ini, kamu akan merasa dilema. Kamu tidak tahu apakah harus memaafkannya dan melanjutkan hubungan kalian, atau mengakhirinya meskipun masih menyayanginya. 

Jika kamu sedang merasakan dilema ini, cobalah tanyakan pada diri sendiri beberapa pertanyaan berikut ini, dilansir dari Very Well Mind.

  1. Apakah ini pertama kalinya dia selingkuh?
  2. Apakah dia menyadari sepenuhnya dampak perselingkuhan yang dilakukannya kepada kesehatan mentalmu?
  3. Apakah dia menyesal karena tia setia kepada kamu?
  4. Apakah pasangan meminta maaf kepadamu atas perbuatannya?
  5. Apakah dia mengakui dirinya bersalah dan siap untuk melakukan beberapa perubahan dalam perilakunya?
  6. Apakah kamu siap untuk memercayainya lagi?
  7. Apakah kamu yakin dia menyesal dan benar-benar tidak akan mengulangi perbuatannya?
  8. Apakah kamu pernah memikirkan untuk balas dendam?
  9. Apakah hubungan kalian memang layak diselamatkan?
  10. Apakah kamu dan dia bersedia untuk memperbaiki hubungan kalian dan belajar bagaimana menyelesaikan masalah yang mendasarinya?

Nah Moms, jawablah pertanyaan-pertanyaan diatas dengan jujur. Kemungkinan besar kamu akan bisa melihat dan menyadari apakah pasangan layak mendapatkan kesempatan kedua atau tidak. 

Dan, jika kamu memutuskan untuk memberi pasangan kesempatan kedua, pastikan dia tahu bahwa ini adalah kesempatan satu-satunya. Selain itu, kamu juga harus menekankan bahwa kesempatan kedua bukan berarti memaafkan dan melupakan begitu saja perbuatannya.

Lihat Sumber Artikel di Akurat

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Akurat.