Ilustrasi diabetes. (Pinterest/Freepik)
Penyakit diabetes yang ditandai dengan melonjaknya kadar gula darah ini harus ditangani dengan serius. Sebab, kalau enggak diobati, diabetes bisa menjadi pemicu penyakit serius lainnya.
Orang-orang yang sudah didiagnosis menderita penyakit diabetes, maka harus mengubah gaya hidupnya supaya kadar gula darah bisa tetap terkontrol.
Dokter spesialis penyakit dalam konsultan endokrin metabolik dari Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI), Prof. DR. dr. Sidartawan, SpPD-KEMD, FINASIM., menjelaskan mengenai beberapa pilar yang harus ditaati penderita diabetes.
Apa saja? Yuk, simak baik-baik, ya!
Para penderita diabetes harus bisa mengatur pola makannya. Perhatikan jenis makanan yang dikonsumsi, jumlah makanan yang dikonsumsi, dan jadwal mengonsumsi makanan.
"Memang enggak ada diet khusus, makanya penting untuk kita bisa mengatur makan," kata dr. Sidartawan dalam acara media gathering virtual Kalbe pada Selasa (17/11/2021).
Aktivitas fisik harus dilakukan secara teratur, yakni tiga sampai lima kali dalam seminggu. Enggak perlu terlalu lama, cukup 30-45 menit sehari.
Kamu bisa mencoba berbagai macam olahraga dengan intensitas sedang, seperti jalan cepat, bersepeda, berenang, dan joging.
Menurut dr. Sidartawan, jika dengan mengatur makan dan melakukan aktivitas fisik belum terkendali, maka boleh mengonsumsi obat-obatan.
"Kalau dengan mengatur makan dan aktivitas fisik belum terkendali, kita boleh berikan obat. Jadi, bukan obat nomor satu," ujar dr. Sidartawan.
Pasien juga harus melakukan pemantauan secara mandiri. Jadi, kamu harus bisa memahami bagaimana kondisi tubuh dengan melakukan pemantauan mandiri.
"Harus dipantau, harus dikontrol, apakah obat ini sudah cukup. Karena setiap orang butuh target dan itu berbeda-beda. Jadi, harus dipantau secara mandiri," jelasnya.
Penderita diabetes juga perlu diedukasi. Edukasi merupakan bagian penting dari upaya pencegahan penyakit ddan bisa mempromosikan gaya hidup sehat..
"Edukasi itu penting. Enggak bisa kita kasih obat saja, harus diajari. Kenapa harus minum obat ini, kalau enggak minum obat kenapa, dan kalau minum obat terlalu banyak akibatnya apa. Jadi, edukasi itu pilarnya yang kelima," pungkas dr. Sidartawan.
Nah, itulah pilar diabetes yang harus ditaati para penderitanya supaya kadar gula darah bisa tetap terkontrol. Semoga bermanfaat, ya!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.