Beberapa waktu lalu, Meghan Markle bersama Pangeran Harry resmi keluar dari anggota senior Kerajaan Inggris. Keputusan keduanya tersebut berujung pada Kate Middleton yang terkena limpahan pekerjaan yang seharusnya dilakukan oleh Meghan Markle. Kini diketahui Kate Middleton ikut memikul beban tugas Meghan yang membuatnya merasa kelelahan.

Hal tersebut terungkap lewat teman dekat Kate Middleton. Kepada sejumlah awak media, ia mengaku kalau istri dari Pangeran William ini begitu marah dengan beban pekerjaan lebih besar yang dilimpahkan kepadanya. Kate merasa terjebak akan hal itu dan harus bekerja layaknya CEO.

Baca Juga: Wanita Inspiratif Versi Kate Midellton dan Pangeran William, Siapa Saja Dia?

"Tentu saja dia tetap tersenyum dan berpakaian rapi, tapi enggak menginginkannya. Ia merasa lelah dan terjebak. Ia bekerja sekeras CEO, tanpa batasan dan tanpa banyak hari libur," kata sumber itu seperti yang dilansir dari pagesix.com, Kamis (28/5/2020).

Selama Pandemi COVID-19, Kate memang enggak banyak melakukan perjalan dinas ke luar. Tapi, ia merasa lelah dan kewalahan mengerjakan semuanya itu dari rumah. Ia harus melakukan puluhan pekerjaan dalam sebulan sendirian.

Baca Juga: Ingin Hidup Mandiri, Pangeran Harry dan Meghan Markle Keluar dari Anggota Kerajaan Inggris

"Kate mengerti kalau satu-satunya kredo keluarga adalah tugas, tugas, dan tugas. Sedangkan Duke dan Duchess of Sussex itu adalah ketidakpastian yang konstan," katanya.

Beredar kabar kalau hubungan Kate dan Meghan mulai meregang sejak pernikahan Meghan dengan adik iparnya, Pangeran Harry. Saat itu, Kate ingin pengiring pengantin wanita mengikuti protokol pekerjaan, sedangkan Meghan enggak menginginkannya.