Menu

Working Moms Susah Konsentrasi? Ini Tips Ampuh dari Psikolog untuk Kamu!

Riana Agustian
26 November 2021 09:06 WIB
Working Moms Susah Konsentrasi? Ini Tips Ampuh dari Psikolog untuk Kamu!

Working mom dan anak (Job-Like Magazine/Edited by Herstory)

HerStory, Bogor —

Menjadi ibu yang bekerja alias working moms memang menjadi tantangan tersendiri ya, Moms? Karena kita dituntut harus bisa mengurus rumah tangga, sekaligus menyelesaikan pekerjaan dengan baik.

Nah, gak heran para working moms sering merasa stres dan bahkan susah fokus alias konsentrasi akibat tekanan yang ada di sekelilingnya. Kamu salah satunya?

Jika kamu salah satu yang mengalaminya, gak perlu terlalu diambil pusing, Moms. Karena menurut Psikolog Klinis, Tara de Thouars, ada beberapa hal yang perlu kamu lakukan agar lebih bisa meningkatkan konsentrasi, apa saja?

“Kalau kita mau konsentrasi maka kita harus tahu moment to moment, dalam arti adalah kita hanya bisa fokus pada satu hal kalau kita mau meningkatkan konsentrasi. Kita gak bisa multitasking, karena kalau kita multitasking, otak kita nggak akan optimal. Jadi nggak mungkin memfokuskan 2 hal dalam waktu bersamaan, itu imposibble, otak kita gak memungkinkan itu. Sehingga tetep pilih satu,” jelas Tara, kepada HerStory, saat sesi virtual press conference TALKINC ‘Unlocking Limitless Imagination’, Kamis (25/11/2021).

Namun, lanjut Tara, yang mungkin menyulitkan para working moms adalah justru gak bisa milih satu prioritas, dua-duanya penting. Baik itu terkait pekerjaan kantornya, maupun pekerjaan rumahnya, dalam hal ini contohnya adalah mengasuh anak.

Tapi kata Tara, justru ketidakmampuan memilih prioritas itulah yang akan membuat working mom akhirnya bingung sendiri untuk konsentrasi. Itu sebabnya, sambung Tara, jika mau membuanya lebih praktis dalam memilih prioritas, para working moms bisa cek berdasarkan dua hal. Yaitu, kadar kepentingan dan kadar urgensi.

“Kalau penting dan urgent, lakuin, yang lain tinggalin dulu. Tapi kalau dirasa nggak penting, tapi urgent, maksudnya buat saya nggak penting itu bukan tugas saya, bukan tanggung jawab saya, tapi urgent, nah itu boleh coba untuk delegasikan. Siapa ya kira-kira orang yang bisa bantu. Anak saya menangis tapi sekarang saya lagi webinar nih misalnya, nggak mungkin saya tinggalin. Kalau gitu harus minta bantuan, and its ok untuk minta bantuan. Tapi kalau misalnya penting, tapi tidak urgent, berarti boleh bikin planing, jadi atur waktu lah kira-kira mau dilakuinnya kapan. Tapi kalau tidak penting, tidak urgent, langsung buang sejauh-jauhnya karena kalau gak otaknya bakalan penuh. Dan yang paling penting lagi kita bisa membuat prioritas, yaitu handle kecemasan. Kecemasan bakal bikin kita bingung sendiri,” pungkas Tara.

Nah Moms, apabila cara meningkatkan konsentrasi di atas sudah dijajal dan belum berhasil, gak ada salahnya lho kamu konsultasikan dengan tenaga medis profesional. Terlebih, jika susah konsentrasi disertai susah tidur atau menyebabkan gangguan kesehatan lainnya.

Semoga informasinya bermanfaat ya!