Anak bermain boneka (Pinterest / Edited by HerStory)
Bermain menjadi salah satu aktivitas yang paling disukai anak-anak. Namun, gak jarang anak keasyikan bermain hingga gak mau pulang.
Bermain tentu ada waktunya. Sebagai orang tua harus bisa mengingatkan anak kapan waktunya pulang dan berhenti bermain. Namun, hal ini bukanlah perkara mudah.
Dilansir dari laman Bright Side, ada beberapa tips khusus yang dapat kamu praktikkan saat kesulitan mengajak anak pulang karena keasyikan bermain.
Saat anak bersenang-senang dan tampak ceria, akan sulit untuk mengajaknya pulang dengan berterus terang.
Untuk itu, cobalah memberikan mereka pilihan, seperti pertanyaan yang menyiratkan bahwa kalian dirinya harus pulang dan biarkan anak memutuskannya.
Misalnya, "Nak, sudah sore waktunya pulang ke rumah. Apakah kamu mau makan malam di rumah? kamu mau makan apa?".
Anak pasti berat hati meninggalkan taman bermain atau temannya, cobalah pulang dengan cara yang berbeda.
Pilih cara yang menyenangkan untuk dinikmati anak, misalnya melompat rintangan atau melewati tangga taman bermain.
Buatlah imajinasi anak aktif dengan pura-pura menjadi karakter kesukaannya, sembari berjalan menuju rumah.
Anak-anak suka membantu, mereka suka merasa bertanggung jawab atas beberapa tugas. Jadi gunakan cara ini untuk mengisyaratkan bahwa dirinya harus pergi, karena harus menyelesaikan tugas lain selain bermain. Cara ini akan mengajari anak bahwa mereka mampu melakukan sesuatu yang penting dan dapat dipercaya.
Ketika waktunya untuk pulang dan anak-anak masih asyik bermain, bergabunglah di dalamnya.
Setelah sekitar 10 menit, berhenti melakukannya dan katakan sudah waktunya untuk pulang. Ini mungkin memudahkan anak karena mereka akan melihat bahwa kamu melakukan hal yang sama seperti mereka dan memang saatnya harus pulang.
Tanyakan kepada anak, “Apa satu hal terakhir yang ingin kamu lakukan sebelum pulang?”.
Dengan mengajukan pertanyaan sepert ini, orang tua memberi tahu anak waktunya harus pulang setelah menyelesaikan satu keinginannya.
Selain itu, pertanyaan ini juga membuat anak bertanggung jawab atas apa yang dia pilih, yang dapat membantu mereka merasa mengendalikan situasi.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di Akurat
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.