Menu

Auto Kaya, Uang Koin Jadul Indonesia ini Bernilai Jutaan Rupiah Lho

Azka Elfriza
01 Desember 2021 19:55 WIB
Auto Kaya, Uang Koin Jadul Indonesia ini Bernilai Jutaan Rupiah Lho

Ilustrasi gaji. (Shutterstock/edited by HerStory)

HerStory, Jakarta —

Semakin lama barang tersebut ada di dunia, justru akan membuat semakin berharga lho karena mempunyai nilai sejarahnya sendiri. Contohnya seperti uang koin jadul Indonesia yang ternyata banyak sekali dicari oleh kolektor barang kuno dengan harga yang gak main-main lho.

Pada zaman dahulu mungkin nilai uang koin ini tak sebanding dengan harga yang dikeluarkan sekarang. Nah, karena keunikannya lah yang membuat harga uang koin jadi melambung tinggi bahkan hingga ratusa juga lho, Beauty.

Jenis-jenis uang koin yang bisa mencetak harga fantastis adalah;

  1. Uang koin Rp 25 keluaran tahun 1996 yang bergambar pala
  2. Uang koin Rp 50 keluaran tahun 1971 yang bergambar Cenderawasih
  3. Uang koin Rp 100 keluaran tahun 1978 yang bergambar wayang dan rumah gadang
  4. Uang koin Rp 500 keluaran tahun 1992 yang bergambar bunga melati, berwarna kuning
  5. Uang koin Rp 1.000 yang bergambar kelapa sawit

Coba cek deh dompetmu, Beauty. Masih ada gak ya uangnya? Selain uang koin, uang kertas juga tak kalah saing lho. 

Uang kertas senilai Rp500 dengan gambar orang utang keluaran 1992 bisa dijual dengan harga Rp1,5 juta dan Rp8 juta. Tapi, ada juga yang jual uang pecahan tersebut dengan harga yang gak tanggung-tanggung yaitu Rp50 juta. Wow!

Kebenaran harga uang koin Jadul yang bernilai fantastis ini dibenarkan oleh Yohanes Dicky (23) yang sudah mempunyai hobi mengumpulkan uang kuno sejak duduk di bangku Sekolah Dasar. 

Dari semua seri yang pernah terbit, Yohanes mengaku bahwa ia telah memiliki semua serinya dan uang investasinya mencapari ratusan juta rupiah lho.

"Investasinya mungkin sudah mencapai Rp300 juta sampai Rp400 juta, karena ngumpulinnya dari kecil," kata Yohanes.

Uang koin yang paling laris dan banyak dicari oleh para kolektor saat ini adalah uang Gulden zaman penjajahan Belanda yang dicetak tahun 1930an hingga sebelum Indonesia merdeka.

Share Artikel: