Menu

Ternyata Obesitas Bisa Pengaruhi Kehidupan Seksmu Lho, Jadi Gak Bisa Bebas Bergaya

06 Desember 2021 21:50 WIB
Ternyata Obesitas Bisa Pengaruhi Kehidupan Seksmu Lho, Jadi Gak Bisa Bebas Bergaya

Ilustrasi wanita dengan berat badan berlebih. (pinterest/freepik)

HerStory, Bekasi —

Obesitas atau kelebihan berat badan kerap dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan. Ternyata, kelebihan berat badan juga bisa mempengaruhi kehidupan seksual lho.

Bagi pria dan wanita, menyimpan lemak ekstra di dalam tubuh dapat berkontribusi pada rendahnya gairah seks karena alasan yang berbeda.

Beberapa penelitian telah menyoroti bagaimana kelebihan berat badan dan obesitas berdampak pada kehidupan seks, mulai dari disfungsi ereksi hingga libido rendah. Namun, ini mungkin gak berlaku untuk semua orang.

Yuk ketahui lima pengaruh berat badan terhadap kehidupan seks kamu, dilansir dari laman sindikasi Akurat.co.

Menurunkan gairah seks

Baik pria maupun wanita yang kelebihan berat badan memiliki sedikit keinginan untuk berhubungan intim. Obesitas menurunkan tingkat testosteron, yang sangat penting untuk fungsi seksual.

Tingkat lemak tubuh yang lebih tinggi berarti bahwa orang tersebut akan memiliki tingkat zat kimia yang disebut Sex Hormone Binding Globulin atau SHBG yang lebih tinggi. Hormon ini mengikat hormon testosteron dan mengurangi keinginan pria dan wanita untuk berhubungan intim.

Menyulitkan orgasme

Sama seperti pria, kadar kolesterol dan resistensi insulin yang tinggi dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah di klitoris wanita. Ini, pada gilirannya, dapat mengurangi aliran darah ke miss v. Menurunkan aliran darah di area sensitif miss v berarti menurunkan kenikmatan selama sesi intim dan sulit mendapatkan orgasme.

Mungkin lebih sulit untuk mendapatkan ereksi

Kebanyakan pria yang kelebihan berat badan menderita masalah disfungsi ereksi yang cukup kronis. Jika berhasil, kemungkinan ereksinya tidak bertahan lama karena kadar kolesterol tinggi dan resistensi insulin disertai dengan obesitas. Kedua kondisi ini menyebabkan arteri di penis menutup sehingga lebih sulit untuk ereksi.

Membatasi posisi seks

Sesi intim yang memuaskan adalah tentang bereksperimen dengan posisi untuk mengetahui apa yang kamu dan pasangan sukai. Berat badan dapat secara langsung memengaruhi ini dan membatasi pilihan kamu. Selain itu, selalu ada risiko cedera dan keterbatasan fisik di kamar tidur saat kamu tidak begitu fleksibel.

Seks terasa seperti tugas

Hubungan seks membantu kamu merasa terhubung dengan pasangan dan memberi kalian pengalaman yang memuaskan. Namun, jika kalian gak nyaman dengan penampilan masing-masing, kamu mungkin tidak bisa menikmati momen tersebut. Itu akan membuat hubungan seks lebih seperti tugas daripada kesempatan untuk terhubung dengan pasangan.

Baca Juga: Dokter Tegaskan Obesitas Adalah Penyakit Kronis, Bedah Bariatrik Bisa Jadi Solusi

Baca Juga: Gen Z Mulai Ramaikan Tren Gaya Hidup Anti-Obesitas, Intip Yuk!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di Akurat

Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Oleh: Cherryn Lagustya

Artikel Pilihan