Ilustrasi cowok sedih (Unsplash/Tom Pumford)
Puber kedua merupakan kondisi yang dialami pria saat memasuki usia 40 tahun. Pubertas kedua pada pria juga disebut dengan andropause.
Berbeda dengan pada puber pertama yang kebanyakan perubahan yang terjadi dipengaruhi oleh hormon, puber kedua lebh cenderung pada kondisi psikologis. Selain itu puber kedua bisa mengurangi hasrat seksual seperti fungsi organik lainnya.
Lantas, apa sajakah ciri-ciri pria yang mengalami puber kedua? Merangkum dari berbagai sumber, inilah ulasannya.
Perubahan emosional biasanya mempengaruhi harga diri seorang pria yang mengalaminya. Ini dikarenakan mereka merasa gak mampu untuk menyenangkan diri sendiri dan keinginan pasangan selama bercinta.
Gejala-gejala emosional seperti mudah marah, gugup, merasa lelah, konsentrasi yang buruk, hingga depresi juga bisa dialami oleh pria puber kedua.
Tanda lainnya yang mungkin dialami saat pubertas kedua seperti rambut rontok, kadar testosteron yang rendah juga dikaitkan dengan osteoporosis. Ini merupakan kondisi tulang menjadi lemah dan rapuh, tapi gejala ini jarang terjadi.
Hal ini di mana pria sering memakai minyak wangi secara berlebih dan selalu tampil rapi dan terlihat muda. Kondisi ini terjadi karena pria mulai gak nyaman dengan kondisinya.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.