Menu

4 Gejala Ekshibisionisme, Gangguan Mental Suka Mengumbar Alat Kelamin

Noorma Amalia Siregar
10 Desember 2021 14:25 WIB
4 Gejala Ekshibisionisme, Gangguan Mental Suka Mengumbar Alat Kelamin

Ilustrasi seseorang sedang mengalami depresi. (Unsplash/M.T ElGassier)

HerStory, Medan —

American Psychiatric Association menjelaskan bahwa ekshibisionisme merupakan gangguan mental yang menyebabkan seseorang mengekspos alat kelaminnya ke publik atau orang asing yang belum pernah dijumpainya. Penderita atau biasa disebut eksibisionis mendapatkan kenikmatan seksual dari perilaku tersebut.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan munculnya ekshibisionisme. Bisa saja hal itu disebabkan karena adanya gangguan kepribadian antisosial, penyalahgunaan alkohol, dan pedofilia. 

Tak hanya itu, bisa saja trauma masa lalu menyebabkan munculnya ekshibisionisme. Umumnya trauma tersebut terjadi karena penderita mengalami pelecehan seksual dan ketidakstabilan emosi saat kanak-kanak.

Tingkat prevalensi untuk gangguan tersebut tidak diketahui, tetapi perkiraan menunjukkan itu ditemukan antara dua dan empat persen dari populasi manusia di dunia. Ada beberapa gejala yang menunjukkan adanya gangguan ekshibisionisme, yaitu:

  • Menunjukkan perilaku menyimpang terjadi selama periode waktu enam bulan.
  • Menunjukkan perilaku menyimpang yang diulang dan hasilnya adalah gairah seksual yang ekstrim ketika menunjukkan alat kelamin kepada orang asing.
  • Perilaku tersebut membuat individu yang mengalaminya sangat tertekan kalau tidak menunjukkan alat kelaminya pada orang asing.
  • Kehidupan sosial, karir dan / atau sehari-hari terganggu.

Jika kamu merasakan gejala tersebut, cobalah untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Gak ada salahnya meminta pertolongan dari ahlinya ya, Beauty.