Menu

Jangan Sepelekan Sakit Punggung Bagian Bawah, Bahayanya Serius!

13 Desember 2021 12:45 WIB
Jangan Sepelekan Sakit Punggung Bagian Bawah, Bahayanya Serius!

Ilustrasi sakit punggung. (Pinterest/Freepik)

HerStory, Bandung —

Sakit punggung bawah merupakan salah satu penyakit yang tak boleh diselepelekan. Pasalnya, penyakit ini bisa bisa menjadi tanda-tanda masalah kesehatan yang serius. 

Menurut organisasi CreakyJoints Inggris, sekitar enam persen orang dengan nyeri kronis atau sakit punggung parah akan didiagnosis spondyloarthritis aksial.

Tetapi, National Axial Spondyloarthritis Society (NASS) menilai banyak orang kurang waspada mengenai masalah kesehatan ini sehingga sring mengabaikan sakit punggung yang dialaminya.

Umumnya, kondisi ini cenderung terjadi pada akhir masa remaja atau awal usia 20-an. Tetapi, seseorang baru menyadari atau dokter baru bisa mendiagnosisnya setelah 8,5 tahun.

Bahaya Menyepelekan Sakit Punggung Bawah

Jika sakit punggung bawah tak diobati, kondisi ini bisa menyebabkan tulang di tulang belakang menyatu sehingga membuat aktivitas sehari-hari, seperti mengenakan kaus kaki terlalu menyakitkan. Dalam kasus terburuk, tulang baru dapat terbentuk di dalam tubuh.

Meskipun spondyloarthritis aksial bisa dianggap sebagai radang sendi biasa, tapi dampaknya pada pasien sangat mengejutkan dan mungkin tidak bisa disembuhkan.

Perawatan medis biasanya hanya fokus pada meringankan rasa sakit pasien daripada menghentikan perkembangan penyakitnya.

Kondisi ini mempengaruhi sendi tulang belakang, sehingga menyebabkan rasa sakit di punggung bawah dan pinggul. Tetapi, ciri umum lain dari kondisi ini adalah nyeri bokong yang mirip dengan linu panggul, sehingga berisiko salah diagnosis.

Spondyloarthritis aksial dapat dibagi menjadi dua kondisi, yakni spondilitis non-radiografi dan spondilitis ankilosa. Perbedaan utama adalah spondilitis non-radiografi cenderung menjadi tahap awal penyakit dan tidak dapat dilihat pada sinar-X.

Itulah yang menjadi penyebab kondisi ini biasanya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk didiagnosis. Karena, tidak ada kerusakan yang terlihat pada sinar-X sampai penyakit memburuk menjadi ankylosing spondylitis.

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan