Ilustrasi kaki kesemutan. (Pinterest/Freepik)
Di Indonesia, penyakit diabetes menjadi salah satu masalah kesehatan yang menduduki posisi atas penyumbang angka kematian. Hal itu dikarenakan penanganan diabetes yang terlambat sehingga kondisi sudah menimbulkan komplikasi.
Seperti diketahui bahwa masih banyak orang yang menyepelekan gejala-gejala diabetes. Padahal ada lho gejala klasik diabetes yang patut dicurigai.
"Gejala klasik diabetes, seperti banyak minum karena merasa terus kehausan. Gejala kedua bisa banyak makan, dan ketiga buang air kecilnya jadi lebih sering," imbuh dr. Rendy Suherman Sidik, SpPD saat konferensi pers Avrist Assurance & Futuready peluncuran Avrist Tematis, Rabu (15/12/2021).
"Gejala klasik ini bisa saja muncul di setiap orang. Sayangnya masih banyak yang eggak aware atau menyadari. Jadi keluhan klasik ini yang mmebuat orang jadi terlambat memeriksakan diri ke dokter," sambung dr. Rendy.
Tak hanya gejala klasik, dr. Rendy pun memaparkan tanda-tanda lain yang terjadi pada tubuh apabila menderita diabetes. Misalnya bagian tubuh yang kesemutan, ternyata itu merupakan gejala diabetes yang sudah komplikasi lho.
"Gejala lain, seperti berat badan turun. Ada juga yang merasa kesemutan di tangan, luka yang tak kunjung sembuh dan pada laki-laki mengalami disfungsi ereksi. Dan gejala-gejala ini sudah termasuk gejala lanjutan atau komplikasi karena telat penanganan," terang dr. Rendy.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.