Anak belajar makan sendiri dengan mengembangkan gerakan pincer grasp atau menggenggam. (freepik/edited by herstory)
Orang tua perlu ekstra hati-hati dalam memberi makan balita yang baru berusia 1-3 tahun. Usia tersebut menjadi periode penting untuk pertumbuhan setelah akhir masa penyapihan dan mulai mengonsumsi makanan padat.
Maka dari itu, orang tua perlu menyiapkan asupan yang baik dan nggak membahayakan. Dirangkum dari News18, berikut apa yang harus atau gak boleh balita konsumsi di usia tersebut.
Meski disarankan untuk menambah bumbu secara bertahap ke makanan mereka, sebaiknya hindari menggunakan terlalu banyak bumbu, cabai dan berminyak. Sebab dapat menyebabkan gangguan pencernaan, termasuk mulas pada balita.
Memberi sayuran dan buah utuh atau dalam potongan besar dikhawatirkan dapat menyebabkan balita tersedak. Direkomendasikan untuk memberi makanan yang dicincang halus atau dilunakkan terlebih dahulu.
Sama seperti buah dan sayuran potongan besar, kacang tidak aman untuk anak-anak karena dapat menimbulkan risiko tersedak. Bayi belum mengembangkan gigi dan tidak akan bisa mengunyah kacang atau bijinya. Kerongkongan mereka juga tipis dan dapat menyebabkan penyumbatan fatal.
Biasanya balita sangat menyukai makanan manis ini, namun keduanya juga dapat menyebabkan tersedak yang berujung pada kematian.
Ini adalah pilihan minuman yang gak sehat untuk balita maupun orang dewasa. Bakteri di gigi bisa bereaksi dengan tingginya jumlah gula dalam minuman bersoda dan menghasilkan asam yang merusak gigi. Seringnya konsumsi soft drink atau minuman soda juga menyebabkan karies gigi pada anak.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di Suara.com
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.