Ilustrasi pasangan suami istri sedang bertengkar di atas tempat tidur. (Pinterest/freepik)
Moms, jika kamu tak mendapatkan cukup seks atau pasanganmu tak dapat memenuhi kebutuhan seksmu, jangan heran jika kamu nanti mengalami frustrasi seksual.
Frustrasi seksual bukan cuma dialami oleh para wanita muda atau wanita menjelang menopause aja, Moms. Ini bisa dirasakan oleh siapa pun pada setiap fase kehidupan.
Jika begitu, jangan kehilangan akal, Moms! Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantumu mengatasi frustrasi seksual. Sebagaimana dikutip HerStory dari Times of India, Jumat (17/12/2021), berikut ulasannya Moms.
Berhenti menunggu pasanganmu untuk memulai seks duluan, Moms. Bukan tanpa alasan mengapa pasanganmu enggan untuk memulai seks duluan. Bisa jadi, jika pria tak segera memulainya, itu mungkin bukan karena dia tidak menginginkan seks. Tapi, dia hanya menunggu isyarat dari wanita.
Untuk itu, bicarakan hal semacam ini dengan pasangan. Kalau enggak gitu, kebencianmu terus menumpuk dan kamu bakal makin frustrasi lho.
Ada kemungkinan untuk mengatasi frustrasi seksual tanpa benar-benar berhubungan seks. Salah satu caranya adalah dengan fokus pada hubungan yang bisa menjadi ruang untuk memenuhi keintiman emosional kita dan pasangan.
Mulai dari pelukan yang mendukung hingga mengetahui bahwa kita dapat saling memberikan kasih sayang yang sangat didambakan.
Berolahraga dapat membantu menyingkirkan frustrasi seksual yang telah kita tahan di dalam diri. Melakukan berbagai latihan atau berolahraga di gym adalah cara yang bagus untuk mengeluarkan sebagian energi yang menumpuk, dan dapat memicu rasa frustrasi.
Masturbasi sangat penting. Jika kamu merasa frustrasi secara seksual karena pasangan tak ingin melakukan seks, maka gak ada salahnya self service alias masturbasi, Moms.
Jika kamu merasakan frustrasi secara seksual, menggunakan sex toys alias mainan seks bisa jadi ide bagus. Mainan seks dapat membantumu orgasme juga kok, Moms.
Meskipun kita mungkin merasa frustrasi, jangan coba untuk menyalahkan pasangan atas hal ini. Ingatlah bahwa masalah frustrasi seksual ini adalah masalah personal. Telebih, setiap orang memiliki preferensi dan gairah seksual yang berbeda-beda. Alih-alih menyalahkan, diskusikanlah hal-hal yang lebih disukai bersama dengan pasangan di ranjang.
Semoga informasinya bermanfaat, ya!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.