Ilustrasi bayi yang sedang banyak makan. (Pinterest/Anak Bunda)
Moms, kebutuhan nutrisi dan energi anak hingga usia enam bulan tak hanya tercukupi dengan pemberian air susu ibu (ASI). Kebutuhan makan bayi semakin berkembang, sedangkan pemberian ASI sudah tidak bisa mencukupi lagi saat anak berusia 6 bulan.
Karenanya, pada usia anak 6 bulan dan seterusnya, ia akan diberikan makanan pendamping ASI (MPASI) guna membantu memenuhi kebutuhan gizi si kecil.
1000 hari pertama si kecil adalah fase emas, di mana otak anak berkembang sangat pesat yang mendukung seluruh proses pertumbuhan anak dengan sempurna. Pada periode ini, makanan atau pun asupan nutrisi yang dikonsumsi oleh seorang anak berperan sangat penting agar tumbuh kembangnya optimal.
sebagai orang tua, Moms perlu memerhatikan nutrisi si kecil yang dibutuhkan anak untuk mencegah malnutrisi. Ad empat nutrisi penting yang dibutuhkan, yaitu:
Baca Juga: Bosan MPASI yang Gitu Gitu Aja? Aku Potato Lasagna, MPASI yang Cara Penyajiannya Kekinian
Nah, keempat nutrisi penting ini bisa diperoleh dari berbagaijenis makanan. Karbohidrat bisa diperoleh dari beras, kentang, ubi, atau gandum. Protein terbagi menjadi dua, yaitu protein heani berasal dari telur, daging, ayam, ikan, dan udang. Sedangkan protein nabati berasal dari tempe dan tahu.
Untuk lemak, Moms bisa peroleh dari minyak, mentega, dan santan yang diberikan dalam MPASI dan sebagai penambah kalori. Sementara serat, berasal dari sayur-sayuran dan buah-buahan.
Perhaikan pula kebutuhan zat besi anak, ya Moms. Zat besi ini juga bisa Moms peroleh dari sayur-sayuran. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi minimal dua kali sehari.
Saat mengonsumsi zat besi, sebaiknya si kecil juga mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C. Pasalnya, vitamin C bisa meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.