Ilustrasi orang sakit leher. (Indianexpress.com/ Getty Images)
Nyeri leher merupakan kondisi yang kerap dialami oleh banyak orang. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, mulai dari postur tubuh yang buruk hingga adanya penyakit tertentu.
Meski sering dianggap sebagai kondisi yang biasa, sakit leher ternyata gak boleh diabaikan, lho. Bisa saja hal tersebut mengindikasi cedera serius hingga membutuhkan perawatan medis.
Hal yang memicu sakit leher dapat disebabkan oleh banyak hal. Berikut beberapa hal yang menyebabkan sakit atau nyeri pada leher:
Umumnya terjadi pada orang tua saat celah antar tulang mulai kehilangan kandungan air. Sakit leher yang disebabkan oleh saraf terjepit dikenal dengan spondilosis servikal.
Ini adalah kondisi ketika leher terasa kaku pada satu posisi saat setelah terbangun dari tidur dan rasa sakit yang datang ketika mencoba mengubah posisi. Faktor pemicu leher kaku, biasanya karena tidur tanpa penopang leher.
Hal ini dapat terjadi karena kecelakaan mobil atau motor, jatuh dari ketinggian, terpeleset, pukulan langsung ke arah wajah, dan cedera akibat olahraga. Cedera tersebut menyebabkan terjadinya whiplash, yaitu cedera leher karena hentakan kepala mendadak ke satu arah.
Meningitis terjadi ketika ada peradangan pada selaput pelindung yang menyelimuti otak dan sumsum tulang belakang. Hal ini dapat memicu sakit pada leher.
Meski umum terjadi, ada beberapa kondisi yang menyebabkan sakit pada leher. Jika kamu mengalaminya dalam waktu yang cukup lama, segera lakukan pemeriksaan.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.