Ilustrasi Pasangan yang Cemburu. (Freepik/shurkin_son)
Moms, apa kamu pernah dicemburui oleh suami?Jika iya, pasti kamu bingung bagaimana cara menghadapi suami cemburu tanpa harus emosi, kan?
Memang sih, cemburu merupakan emosi normal yang dimiliki semua orang. Faktanya, semua orang pasti pernah merasakan cemburu terhadap sesuatu hal.
Tapi, cemburu akan jadi sangat mengganggu jika terlampau berlebihan, malah bisa menimbulkan masalah.
Nah Moms, jika kamu menghadapinya dengan emosi, masalah akan menjadi semakin berantakan.
Lantas, bagaimana dong cara mengatasinya? Dikutip HerStory dari Marriage.com, Selasa (21/12/2021), berikut ulasannya, Moms.
Ketika kamu terlalu muak dengan suami yang cemburu, cara paling umum untuk menghadapinya adalah dengan melawan. Tapi ingat Moms, cara itu hanya akan membuatmu terlalu defensif. Jelas ini gak akan mengubah situasi.
Daripada bersikap defensif atau tersinggung oleh kecemburuan suami, ajukan pertanyaan. Cobalah untuk memahami dari mana perasaan cemburu itu berasal dan apa yang bisa dilakukan untuk meringankannya.
Cara selanjutnya yang bisa kamu lakukan, coba tanyakan mengapa dia bersikap seperti itu? Mengapa dia merasa cemburu dan mencurigai sesuatu yang bahkan tak kamu lakukan?
Biarkan dia menjelaskan sisinya dan mengakui poinnya juga. Jika dia mengatakan dia tidak nyaman karena rekan kerjamu ingin mengobrol larut malam, maka kompromilah.
Dengarkan dan akui alasan mengapa suamimu bersikap cemburu, dan berkompromi jika perlu. Pastikan juga untuk menetapkan batasan.
Perlahan, jelaskan kepada dia tentang privasi dan minta dia untuk mempercayai kamu. Selama tak ada sejarah yang dapat merusak kepercayaannya, tak ada alasan mengapa kamu bisa memaksakan aturan ini.
Melakukan ini jelas tak mudah dan akan memakan banyak waktu. Dan, akan ada saat-saat di mana usahamu mungkin tampak sia-sia, tetapi yang pasti kamu jangan menyerah dan bersabarlah, Moms. Berurusan dengan suami yang cemburu juga merupakan tanda cinta lho.
Salah satu cara terbaik untuk mengatasi kecemburuan suami adalah menciptakan suasana kepercayaan. Proses ini dimulai dengan keduanya yang dapat saling dipercaya.
Dengan kata lain, kalian berdua harus setia, berkomitmen, dan jujur. Orang yang dapat dipercaya tak akan berbohong tentang bagaimana mereka menghabiskan waktu bersama. Mereka juga tak akan menipu pasangannya.
Nah Moms, semoga informasinya bermanfaat ya!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel: