Ilustrasi sepasang suami istri. (Pinterest/Edited By HerStory)
Kedekatan emosional atau chemistry menjadi salah satu faktor penting agar hubungan bahagia dan langgeng. Chemistry diketahui dari kesamaan banyak hal seperti komitmen hubungan dan lekas menemukan solusi saat berkonflik.
Seiring waktu, chemistry dapat semakin kuat. Namun, chemistry juga bisa melemah karena berbagai masalah yang dihadapi. Dilansir dari laman Bright Side, berikut tanda-tanda berkurangnya chemistry dalam hubungan kamu dan pasangan.
Menghadapi konflik bersama dan berbeda pendapat, belum tentu hal yang buruk dalam sebuah hubungan. Sebab, menemukan kesepakatan bersama dalam konflik hubungan bisa meningkatkan keterampilan dalam menghadapi masalah dan menumbuhkan chemistry.
Jika kamu dan pasangan mudah mengalah untuk menyelesaikan masalah, ini bisa menjadi tanda menurunnya chemistry.
Saat kamu muak dengan pasangan kamu, salah satu tanda yang mudah diketahui adalah enggan untuk berbagi kabar seperti saling memberitahu sedang melakukan apa atau curhat soal permasalahan di kantor. Selain itu, kamu atau pasangan lebih mendahulukan orang lain di luar keluarga untuk berbagi kabar.
Kurangnya komunikasi setelah komunikasi intens sebelumnya, merupakan tanda penurunan chemistry dalam suatu hubungan.
Kontak mata adalah salah satu cara terlibat dengan orang lain dan menghargai keberadaan mereka. Ini harus ada dalam hubunganmu dengan pasangan, yang seharusnya tidak malu lagi karena bukan kencan awal atau kencan buta.
Bisa jadi menghindari kontak mata, berarti sudah menutup diri atau tidak tertarik pada pertemuan tersebut.
Saat kamu dan pasangan melakukan pertemuan atau melakukan aktivitas bersama, tentu ada jeda atau keheningan tanpa mengobrol.
Namun, jika keheningan ini menimbulkan perasaan yang tidak nyaman dan canggung bagi kamu, maka perlu kamu perhatikan lagi.
Selain gak berkabar, kamu dan pasangan sudah gak peduli dengan kegiatan yang dilakukan masing-masing. Sudah tidak lagi membahas tentang impian, rencana masa depan, atau keinginan lebih dari suatu hubungan. Itulah tanda pasangan kurang chemistry.
Kamu jangan putus asa dan buru-buru mengakhiri hubungan, jika kamu merasa kehilangan chemistry. Oleh karena itu, kamu harus mencoba melakukan komunikasi terbuka dan jujur terlebih dahulu, apa sebenarnya yang kamu dan pasangan butuhkan dalam hubungan ini.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di Akurat
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.