Menu

Manfaat Jalan Kaki untuk Ibu Hamil, Sederhana tapi Banyak Kegunaannya!

21 Desember 2021 19:05 WIB
Manfaat Jalan Kaki untuk Ibu Hamil, Sederhana tapi Banyak   Kegunaannya!

Ilustrasi ibu hamil rutin minum air kelapa agar anaknya lahir dengan kulit putih. (Pinterest/Freepik)

HerStory, Rembang —

Menjaga kehamilan bukan berarti Moms gak perlu banyak gerak. Justru, ibu hamil yang bugar akan melahirkan anak yang lebih kuat, sehat, danbahkan lebih cerdas.

Nah, salah satu olahraga yang paling aman dilakukan ibu hamil adalah jalan kaki. Pasalnya, rajin jalan kaki saat hamil tak hanya membantu Moms menjaga kebugaran tubuh, tapi juga bermanfaat untuk bayi dalam kandungan, lho. Untuk lebih jelasnya, yuk Moms simak ulasan di bawah ini.

1. Menurunkan risiko diabetes gestasional

Diabetes gestasional merupakan komplikasi kehamilan yang terbilang cukup banyak terjadi, Moms. Ibu hamil berisiko mengalami diabetes gestasional apabila mengalami kelebihan berat badan dengan skor BMI 30 atau lebih.

Nah, olahraga seperti jalan kaki ini akan membantu Moms menjaga dan mengendalikan berat badan, sehingga mengurangi risiko diabetes gestasional. Bahkan juga menghindari risiko diabetes gestasional berkembang menjadi tipe 2 setelah melahirkan, Moms.

2. Mengurangi varises

Varises adalah salah satu masalah yang dialami ibu hamil. Varises yang muncul di area kaki bisa terasa perih dan pegal. Kondisi ini cenderung memburuk pada sore hari hingga malam hari, terutama setelah ibu hamil banyak beraktivitas atau terlalu lama berdiri.

Nah, ternyata rutin jalan kaki selama kehamilan membantu mengurangi pembengkakan yang terjadi akibat varises, Moms. Sehingga pembuluh darah vena yang terlihat menonjol di area betis tak terlihat lagi.

Baca Juga: Benarkah Cokelat Bisa Atasi Tekanan Darah Tinggi pada Ibu Hamil? Ternyata…

3. Melancarkan pencernaan

Ibu hamil kerap kali mengalami sembelit. Nah jalan kaki ini mampu memperlancar pencernaan. Bgai ibu hamil, manfaat ini bisa mengurangi keparahan mual dan muntah saat hamil hingga diare bahkan sembelit.

4. Menurunkan risiko preeklamsia

Preeklamsia merupakan kondisi tekanan darah tinggi semasa hamil. Kondisi ini bisa dialami oleh ibu hamil yang sebelumnya tak meiliki riwayat hipertensi. 

Nah, jalan kaki ini bisa membantu menjaga berat badan sehat dan mengurangi kolesterol, sehingga menyeimbangkan tingkat tekanan darah selama kehamilan. Moms juga berisiko lbih rendah mengalami persalinan prematur yang terjadi karena preeklamsia.

5. Mencegah stres

Moms, tahukah bahwa olahraga jalan kaki menjadi salah satu jenis olahraga yang efektif untuk memperbaiki suasana hati? Pasalnya, orang yang rutin jalan kaki, saat hamil sekalipun mengalami peningkatan hormon endorfin, yaitu hormon yang membuat suasana hati lebih baik dan menimbulkan rasa senang. Bahkan, olahraga secara teratur juga bisa membuat Moms tidaur lebih nyenyak, lho.

6. Mempermudah proses persalinan

Ibu hamil yang rajin jalan kaki  bisa membuat otot paha, betis, hingga otot-otot pinggul menjadi lebih kuat. INi artinya sangat baik untuk mewujudkan persalinan yang lebih cepat dan mudah, ya Moms. Jadi, kamu tak perlu lagi menunggu lama untuk kontraksi dan tidak mengalami kesulitan saat mengejan atau ngeden.

Baca Juga: Bumil Harus Tahu! Supaya Terhindar dari Penyakit Jantung Bawaan, Ini 5 Hal yang Harus Dilakukan Saat Hamil

7. Bayi lahir dengan berat sehat

Dengan sering berjalan kaki, Moms juga ikut mengendalikan pertambahan berat badan bayi selama masih dalam kandungan agar tidak berisiko obesitas, lho. Pasalnya, bayi yang baru lahir dari ibu yang rajin jalan kaki saat hamil cenderung memiliki skor indeks berat badan yang lebih ideal, yakni 150-200 gram yang lebih ringan.

Secara umum, bayi yang lahir dengan berat badan ideal dianggap sehat dan memiliki sensitivitas insulin lebih baik bahkan sampai setelah dewasa. Sensitivitas insulin yang lebih baik ini dapat melindungi anak dari risiko diabetes di masa depannya.

Tips jalan kaki saat hamil

Kalau dkter sudah membolehkan, sebaiknya mulailah secara perlahan terlebih dahulu sekitar 15 menit setiap tiga kali seminggu. Barulah kemudian tingkatkan frekuensinya menjadi 30 menit setiap 4-5 kali dalam seminggu.

Perlu diingat juga,  Moms juga harus menyesuaikan dengan kemampuan tubuh, ya. kalau Moms sudah merasa ngos-ngosan berat, sebaiknya langsung berhenti dan istirahat sejenak. Jangan memaksakan olahraga di luar batas toleransi, ya Moms.

Baca Juga: Mitos 6 Makanan Pantang Buat Ibu Hamil Penyebab Keguguran, Cek Faktanya!

Baca Juga: Cuaca Panas Bikin Gerah? Ini 5 Brand Activewear yang Bisa Jadi Pilihan Beauty!

Baca Juga: Lari Jadi Bagian dari Rutinitas Sehat, Herbalife Run 2026 Kembali Digelar

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Sri Handari

Artikel Pilihan