Menu

Benarkah Stres Bisa Memicu Penyakit Diabetes?

22 Desember 2021 19:30 WIB
Benarkah Stres Bisa Memicu Penyakit Diabetes?

Ilustrasi penyandang diabetes mengalami sulit tidur (iStockphoto/Tero Vesalainen)

HerStory, Rembang —

Diabetes dan stres, tampaknya saling berkaitan satu sama lain. Seseorang yang mengalami stres akan berisiko  terkena diabetes lebih tinggi. 

Melansir Medical News Today (22/12/2021), para peneliti telah mendiskusikan hubungan potensial antara diabetes dan stres sejak abad ke-17. Penelitian yang lebih baru juga menunjukkan bahwa orang dengan depresi dan kesemasan memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2.

Kaitan antara diabetes dan stres

Para ahli menemukan bahwa berbagai pemicu stres bisa meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes. Beberapa pemicu tersebut, meliputi:

  • Pengalaman traumatis atau peristiwa kehidupan yang penuh tekanan
  • Stres emosional umum
  • Kemarahan
  • Permusuhan
  • Stres kerja
  • Susah tidur

Para peneliti dari University of Amsterdam di Belanda telah menyarankan kemungkinan penjelasan tenang bagaimana stres bisa menyebabkan diabetes. Kondisi ini mencakup gaya hidup, efek pada kadar hormon, dan efek pada sistem kekebalan tubuh.

Jadi, sebenarnya stres tak membuat seseorang terkena diabetes secara langsung, tapi faktor-faktor akibat stres yang menyebabkan diabetes, Moms. Nah, berikut ini penjelasan selengkapnya.

Stres mempengaruhi faktor gaya hidup

Stres yang tinggi bisa menyebabkan seseorang melakukan kebiasaan gaya hidup yang gak sehat. Gaya hidup yang gak sehat inilah yang kemudian bisa meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes. Gaya hidup yang dimaksut, yaitu:

  • Konsumsi makanan yang gak sehat
  • Jarang olahraga
  • Merokok
  • Minum alkohol berlebihan
  • Stres memengaruhi hormon

Stres emosional ternyata juga bisa memengaruhi kadar hormon seseorang sehingga berpotensi mengganggu kerja insulin, lho Moms. Ini karena stres bisa mengaktifkan aksis adrenal hipofisis hipotalamus dan sistem saraf simpatis. 

Hal ini bisa menyebabkan perubahan hormonal, seperti kadar kortisol yang lebih tinggi dan kadar hormon skes yang lebih rendah. Hormon kortisol dikenal dengan hormon stres. Hormon ini merangsang produksi glukosa dalam tubuh dan menaikkan gula darah seseorang.

Stres memengaruhi sistem kekebalan tubuh

Stres kronis juga bisa memengaruhi sistem kekebalan tubuh, lho Moms. Para peneliti memperhatikan bahwa respons sistem kekebalan tubuh terhadap stres serupa dengan respons terhadap penyebab diabetes.

Bagaimana cara mengatasi stres?

Ada beberapa cara efektif yang bisa Moms lakukan untuk mengelola stres, antara lain:

  • Mengelola kemarahan
  • Mindfulness
  • Lakukan strategi mengurangi stres, seperti olahraga tersenyum, atau meditasi.

Baca Juga: Olahraga Ringan Bisa Cegah Diabetes, Ini Faktanya

Baca Juga: Bencana Sumatera, Terapi Insulin Jadi Penopang Hidup

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Sri Handari

Artikel Pilihan