Menu

6 Cara Merekatkan Kembali Hubungan Antara Ibu dan Anak yang Sempat Timbul Konflik, Harus Sayangi Orang Tuamu Ya!

24 Desember 2021 17:35 WIB
6 Cara Merekatkan Kembali Hubungan Antara Ibu dan Anak yang Sempat Timbul Konflik, Harus Sayangi Orang Tuamu Ya!

Kedekatan seorang ibu dan anak remajanya. (Pinterest/Freepik)

HerStory, Bekasi —

Mungkin beberapa orang memiliki hubungan yang gak dekat dengan ibu. Meski enggak bermusuhan, ada kalanya hubunganmu dengan ibu begitu dingin dan berjarak.

Lantas, adakah cara yang dapat mendekatkan hubunganmu dengan ibu? Dilansir dari Mind Body Green, berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan.

1. Buka komunikasi

Langkah pertama untuk mendekat dengan ibumu adalah dengan membuka jalur komunikasi. Menurut psikolog Kristina Hallett, Ph.D., ABPP, jika tak memungkinkan untuk bertemu tatap muka, kamu bisa mulai meneleponnya sekadar mengatakan 'Apa kabar'.

Punya uneg-uneg yang mengganjal dan menjadi penyebab keteganganmu dengan ibu? Gak ada salahnya untuk mulai membahas sumber masalah yang pernah ada. Tapi, lakukan hanya jika kamu dan ibumu sudah sama-sama siap, ya.

2. Percaya pada kasih sayang ibu

Percayalah bahwa setiap ibu pasti menyayangi anak-anaknya. Meski kamu pernah punya konflik dengan ibumu, sadarilah bahwa enggak semua orang memiliki kemampuan untuk membuat keputusan yang menurutmu terbaik.

3. Berpikiran terbuka

"Gak ada objektivitas dalam hubungan, yang ada hanya pengalaman subjektif," demikian menurut psikoanalis Hilary Jacobs Hendel, LCSW.

Faktanya, kemungkinan besar kamu dan ibumu melihat sesuatu dari perspektif yang berbeda. Namun, ini tidak berarti salah satu dari kalian benar atau salah. Bersikaplah terbuka untuk memahami sudut pandang ibumu.

4. Mendengarkan secara aktif

Saat kamu sedang bercakap-cakap dengan ibu, kosongkan pikiranmu dan fokuslah hanya untuk mendengarkan apa yang ia katakan. Jangan berpikir tentang apa yang akan kamu katakan selanjutnya, mengapa dia salah, atau menilai perkataannya. Cobalah untuk memahami sisi ceritanya, bahkan jika kamu tidak setuju dengannya.

5. Ciptakan harapan yang realistis

Orang sering kali memiliki harapan yang indah terhadap ibu mereka dan seperti apa seharusnya hubungan ibu-anak. Dan ketika harapan tersebut gak terpenuhi, hal itu dapat menyebabkan konflik. Jadi, menurut Hendel, sangatlah penting untuk memiliki harapan yang realistis untuk mengurangi kekecewaan dan kemarahan.

Cobalah untuk gak membandingkan hubunganmu dan ibumu dengan apa yang kamu lihat di TV, atau dengan temanmu. Semua hubungan orangtua-anak adalah unik. Fokus saja pada bagaimana kamu dapat meningkatkan hubungan dengan ibumu.

6. Memaafkan

Ya, ibumu mungkin membuat kesalahan saat kamu tumbuh dewasa, dan dia mungkin masih melakukannya hari ini. Tapi, cobalah untuk mengingat bahwa kamu pasti telah membuat banyak kesalahan di sepanjang hidupmu menjadi anaknya.

Baca Juga: Orang Tua Zaman Sekarang Makin Cerewet Soal Gizi Anak Lho Moms!

Baca Juga: RMHC Resmikan Rumah Singgah Baru untuk Keluarga Pasien Anak di Jakarta Barat, Intip Yuk Moms!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di Suara.com

Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Oleh: Cherryn Lagustya

Artikel Pilihan