Menu

Penting Diketahui! Ini Sederet Tanda Kamu Mengidap Kanker

27 Desember 2021 08:44 WIB
Penting Diketahui! Ini Sederet Tanda Kamu Mengidap Kanker

Ilustrasi kanker Limfoma (Freepik.com/EditedByHerstory)

HerStory, Bogor —

Kanker adalah sesuatu yang ditakuti dan tidak ingin didengar oleh kebanyakan orang. Meskipun kanker menakutkan, tapi sangat penting bagi kita untuk mengetahui penyakit ini lebih awal gunameningkatkan peluang bertahan hidup dan menghentikan pertumbuhan atau penyebarannya.

Mempelajari beberapa tanda bahwa kita terkena kanker adalah salah satu cara untuk proaktif dalam menangkap penyakit ini sejak dini, Beauty.

Dikutip dari Eat This, Senin (27/12/2021), berikut 5 tanda kamu mengidap kanker, Beauty.

1. Benjolan dan Pembengkakan di Kelenjar Getah Bening

Saat tubuhmu sedang melawan pilek, flu atau penyakit lainnya, kelenjar getah bening di leher dan ketiak kamu mungkin membengkak atau terlihat membesar. Ini sangat normal Beauty, dan merupakan tanda bahwa tubuhmu bekerja ‘lembur’ untuk mencoba membunuh penyakit dengan cepat.

Namun, pembengkakan di kelenjar getah bening akan hilang dalam beberapa minggu dan jika tetap bengkak atau menjadi benjolan, itu pertanda ada sesuatu yang salah.

“Jika kamu menemukan benjolan atau pembengkakan baru yang tidak kunjung hilang setelah beberapa hari, maka rekomendasinya adalah untuk mencari pertolongan medis sehingga dapat dinilai secara menyeluruh. Bisa jadi indikator awal kanker darah,” kata Dr. Adrian Bloor dari The Christie Private Care.

Pembengkakan kelenjar getah bening mungkin bukan apa-apa, tetapi bisa juga jadi tanda limfoma, leukemia, atau myeloma, Beauty.

2. Darah di Tinja

Melihat darah di tinja tentu jadi hal menakutkan.Darah dalam tinja bisa disebabkan oleh sejumlah penyakit, beberapa di antaranya tidak terlalu serius. Namun, itu juga bisa menjadi indikasi kanker usus besar.

Menurut Dr. Mache Seibel, seseorang tentu saja dapat memiliki darah dalam tinja, misalnya karena memiliki celah atau retakan pada jaringan di sekitar rectum, wasir, atau dari kolitis ulserativa atau banyak jenis penyakit lainnya.

Namun, Johns Hopkins Medicine menegaskan bahwa darah merah terang yang jelas pada tinja atau gerakan usus yang lebih gelap yang mengindikasikan darah harus diselidiki untuk kemungkinan kanker usus besar.

Temui dokter jika melihat darah di tinja sehingga kanker usus besar dapat disingkirkan.

3. Suara Serak

Jika kamu terlalu banyak minum pada malam sebelumnya, naik roller coaster, atau melihat band favorit, tentu jadi suara akan serak, kan Beauty?

Sembuh dari pilek atau penyakit lain juga dapat menyebabkan suara serak selama beberapa hari. Namun, jika suaramu serak tanpa sebab, dan suara serak ini berlangsung selama beberapa minggu, itu mungkin merupakan tanda kanker laring.

Menurut Dr. Dale Ekbom, M.D. dari Mayo Clinic, bila suara serak berlangsung lebih dari dua minggu, daftar penyebab potensial tumbuh jauh lebih besar.

Dia menyebutkan, kanker laring sebagai penjelasan yang mungkin dari suara serak jangka panjang dan menyatakan bahwa ketika "terdeteksi dini, kanker pita suara sering berhasil diobati dengan pembedahan atau radiasi."

So Beauty, suara serak mungkin terkait dengan penyakit yang berkepanjangan atau iritasi sederhana pada pita suara, tetapi sebaiknya periksakan jika terus berlanjut.

4. Penyakit kuning

Penyakit kuning adalah menguningnya kulit dan mata yang dapat menyebabkan gatal dan iritasi atau mungkin tidak dirasakan sama sekali.

Kulit menjadi kuning ketika saluran empedu tersumbat oleh tumor dan pigmen kuning yang disebut bilirubin menumpuk di sistem. Penyakit kuning dapat diobati melalui pengobatan atau pembedahan.

Namun, penyebab penyakit kuning itulah yang mengkhawatirkan. Menurut sebuah penelitian yang ditinjau oleh Dr. Peter Saul, sekitar setengah dari pasien didiagnosis dengan tumor di dalam kepala pankreas dan banyak dari mereka akan datang dengan penyakit kuning.

Jika kulit Anda menjadi berwarna kekuningan, sebaiknya segera temui dokter untuk memastikan Anda tidak menderita kanker pankreas.

5. Pertumbuhan Kulit di Kepala atau Leher

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), sekitar dua juta orang Amerika setiap tahun didiagnosis dengan karsinoma sel basal, suatu bentuk umum dari kanker kulit. Menangkap kanker kulit jenis ini sejak dini sangat penting untuk menghentikan penyebarannya.

Kabar baiknya adalah jenis kanker kulit ini tumbuh perlahan tetapi kabar buruknya adalah mudah disalahartikan sebagai jerawat atau bekas luka.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada sekitar 657.000 kasus baru kanker mulut yang berkembang di dunia setiap tahun.

Jika kamu perokok, sering minum alkohol, atau menjalani gaya hidup yang tak sehat, kamu lebih mungkin mengembangkan suatu bentuk kanker mulut. Leukoplakia kamu mungkin dapat diobati dan tak menyebabkan kanker mulut, tetapi hanya jika diketahui lebih awal.

Semoga informasinya bermanfaat, ya!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan