Ilustrasi anak yang tak sengaja melihat orang tuanya sedang berhubungan intim. (Freepik/karlyukav)
Tiap orang tua memiliki cara mereka tersendiri dalam mendidik anak. Gak jarang orang tua menakut-nakuti anak supaya anak jadi mudah diatur.
Selain itu menakut-nakuti anak biasanya dilakukan agar anak mau menuruti perkataan orang tua. Padahal, cara ini ternyata salah. Berikut 3 dampak yang muncul ketika anak sering ditakut-takuti.
Karena sering ditakut-takuti justru akan meninggalkan jejak pada memori anak.
Seperti ditakut-takuti dokter atau polisi karena gak mau menurut, ketika dewasa jejak tersebut akan menuntunnya menjadi trauma pada dokter atau polisi.
Secara enggak langsung, hal yang dijadikan sebagai objek untuk menakuti anak justru menjadi sebuah larangan bagi anak.
Akibatnya anak takut dan sulit berkembang untuk menggali kreativitasnya melalui hal baru.
Dampak lainnya ialah anak menjadi kesulitan dalam berkonsentrasi. Anak akan lebih memikirkan rasa takutnya sampai mengganggu fokus dan belajarnya.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.