Menu

Gak Bisa Dianggap Sepele! Ahli Ungkap Dampak Buruk Kekerasan Seksual terhadap Korban: Bunuh Diri dan…

Noorma Amalia Siregar
29 Desember 2021 16:45 WIB
Gak Bisa Dianggap Sepele! Ahli Ungkap Dampak Buruk Kekerasan Seksual terhadap Korban: Bunuh Diri dan…

Ilustrasi korban kekerasan seksual. (Freepik/Edited by HerStory)

HerStory, Medan —

Kasus kekerasan seksual belakangan ini semakin marak terdengar. Sayangnya, ramainya peristiwa yang terjadi tak setara dengan pengangan yang masih kurang baik.

Kekerasan seksual merupakan tindakan pemaksaan seksual yang dilakukan baik itu lewat sentuhan fisik maupun non-fisik, di mana sasaran yang diincar adalah bagian organ seksual korban. Meski rentan dialami perempuan, kekerasan seksual juga dapat terjadi pada laki-laki.

“Ada satu survei dari luar negeri, di mana 81 persen wanita dan 43 persen pria pernah mengalami sexual harassment. Jadi angka ini cukup tinggi, tidak hanya wanita, pria pun juga bisa mengalami kejadian ini,” ungkap Dokter Spesialis Kejiwaan dr. Hj. Gemah Nuripah Sp.KJ, dalam acara webinar Sexual Harassment and Depression beberapa waktu lalu.

Sementara itu, dr. Gemah juga memaparkan studi pelecehan seksual di AS yang dilakukan pada September tahun 2020. Studi ini mengatakan, perempuan yang melapor dua kali lebih banyak mengalami pelecehan seksual dibanding pria.

“Kemudian temuan studi mengungkap, wanita dua kali lebih banyak melaporkan kasus sexual harassment,” ungkapnya lebih lanjut.

“Kemudian wanita berumur 29 tahun yang mengalami sexual harassment, 3-5 persen lebih tinggi dibanding wanita berumur 60 tahun,” tuturnya.

Lihat Sumber Artikel di Suara.com

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.