Memasuki New Normal beberapa tempat umum mulai dibuka. Salah satunya adalah pusat perbelanjaan atau biasa disebut mal. Dengan dibukanya mal, pemerintah berharap agar ekonomi bisa terus berjalan dan masyarakat kembali produktif, di sisi lain masyarakat yang ingin pergi ke mal harus menaati protokol kesehatan yang berlaku.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengimbau masyarakat yang ingin pergi ke mal tak membawa anak balita ataupun lansia karena usia-usia tersebut rentan terhadap infeksi virus corona.

"Saudara-saudara sekalian, aktivitas yang kita laksanakan semata-mata ditujukan untuk mengembalikan produktivitas. Agar kita bisa produktif kembali. Bukan sebagai sarana untuk menahan diri yang selama ini tidak ke mana-mana. Sehingga kemudian euforia, kegembiraan tanpa batas, yang justru nanti malah membahayakan kita," ujarnya saat Konferensi Pers, Sabtu (20/6/2020).

 "Tak perlu kita ajak anak-anak kita yang balita untuk mendatangi ke pusat-pusat perbelanjaan, tak perlu ajak orang tua ke tempat keramaian, Tidak perlu mengajak orang-orang tua yang mungkin memiliki risiko penyakit lainnya untuk menuju ke keramaian," sambungnya.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan untuk pergi ke pusat perbelanjaan jika memiliki kebutuhan yang mendesak. Ia pun mengingatkan masyarakat untuk saling mengingatkan dalam hal menaati protokol kesehatan saat berkunjung ke tempat umum.

"Cukup kita, dan lakukan seperlunya sesuai dengan kebutuhan kita kalau memang tidak bisa diselesaikan dari rumah. Oleh karena itu, mari bersama-sama kita mengukuhkan kembali komitmen kita bekerja sama bergotong royong peduli dan saling mengingatkan semuanya agar kita mematuhi protokol kesehatan," tutupnya.