Kanker payudara memang jadi salah satu penyakit yang mengintai kesehatan wanita. Untuk itu, para ahli kesehatan mengimbau wanita untuk mendeteksi kanker payudara sedini mungkin dengan sebutan SADARI.

Nah, selain dengan melakukan pemeriksaan sendiri, kamu juga bisa memanfaatkan bahan makanan untuk tindakan pencegahan lho. Salah satunya adalah cabai. Kenapa begitu?

Melansir laman Medical Daily (24/6/2020) sebuah penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari Jerman telah menemukan manfaat cabai untuk menghentikan penyebaran dan pertumbuhan sel kanker payudara. Sebuah studi dalam jurnal Breast Cancer: Target and Therapy mengatakan bahwa capsaicin, bahan aktif zat pedas seperti cabai atau lada, menghambat pertumbuhan tumor dalam bentuk kanker payudara yang paling agresif.

Baca Juga: Dear Beauty, Pijat Payudara Ternyata Bisa Deteksi Kanker Lho! Ini Manfaat Lainnya...

Baca Juga: Wajib Tahu! Penelitian: Olahraga Bisa Cegah Wanita dari Ganasnya Kanker Payudara

Para ilmuwan dari Ruhr-University di Bochum, Jerman, menguji sampel sel kanker payudara dengan capsaicin untuk mengetahui lebih lanjut tentang kemampuan untuk menghancurkan sel kanker.

"Capsaicin mampu menginduksi apoptosis (kematian sel) dan menghambat pertumbuhan sel kanker di berbagai jenis kanker, misalnya, osteosarkoma, usus besar, dan kanker pankreas sel, sementara sel normal tetap sehat dan tidak dilukai oleh kandungan capsaicin," kata Dr Lea Weber, yang menulis dalam jurnal Breast Cancer - Targets and Therapy.

Ketika capsaicin mencapai sel kanker, bahan pedas ini menempel ke tepi sel yang dikenal sebagai membran sel dan mengaktifkan reseptor sel yang disebut TRPV1. Reseptor TRPV1 adalah saluran yang mengontrol zat seperti kalsium dan natrium yang masuk dan keluar dari sel kanker. Ketika TRPV1 diaktifkan oleh capsaicin, sel kanker dikirim ke overdrive dan mulai merusak diri sendiri.

"Semakin banyak sel kanker mati, tumor berhenti tumbuh lebih besar. Dalam penelitian ini, kami bertujuan untuk mengidentifikasi saluran TRP di berbagai subtipe kanker payudara dan untuk menyelidiki efek ligan TRPV1 [capsaicin] pada perkembangan kanker payudara," jelasnya.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ilmuwan Sebut Teh Hijau Dapat Menangkal Kanker Payudara

Baca Juga: Benarkah Wanita Berpayudara Besar Lebih Berisiko Menderita Kanker Payudara?