Menurut kabar yang beredar, virus corona atau Covid-19 akan cepat mati apabila terkena panas. Kini, sebuah studi terbaru menguatkan anggapan tersebut dan mengatakan bahwa matahari musim panas yang kuat dapat memusnahkan 90 persen virus corona. Wah, benarkah begitu?

Seperti dilansir dari New York Post, matahari musim panas mampu menghilangkan virus yang hidup di permukaan hanya dalam waktu 34 menit. Para ilmuwan juga berpendapat kalau sinar matahari musim panas sangat efektif untuk menonaktifkan virus corona atau Covid-19.

Menurut studi dalam jurnal Photochemistry and Photobiology, para ilmuwan meneliti seberapa baik UV B di bawah sinar matahari dalam menghancurkan virus. Mereka menggunakan model yang sebelumnya memperkirakan inaktivasi matahari terhadap virus, seperti Ebola dan Lassa.

Baca Juga: Waduh, Ilmuwan Temukan Mutasi Baru Virus Corona! Lebih Bahaya Nggak Ya?

Baca Juga: Kabar Terbaru! WHO Beberkan 17 Vaksin Corona Potensial yang Sedang di Uji Klinis

Selain itu, studi ini juga menunjukkan bahwa perintah untuk terus berada di rumah sebagai upaya penularan virus corona dinilai lebih banyak bahayanya dibanding manfaatnya.

"Sebaliknya, orang sehat di luar ruangan yang menerima sinar matahari banyak peluang untuk meningkatkan tanggapan kekebalan yang efisien," kata penelitian itu.