Beauty, ada perkembangan terbaru nih mengenai virus corona. Para ahli kesehatan menyebut puluhan ribu orang yang selamat dari virus corona (penyintas) mengalami kerusakan paru-paru permanen. Kok bisa?

Dokter telah mengatakan bahwa pasien-pasien tersebut menderita jaringan parut (fibrosis) pada paru-paru. Serta alami gejala-gejala seperti batuk dan kelelahan.

Seperti diketahui bahwa Covid-19 menyerang paru-paru manusia dan para ahli sekarang mengklaim bahwa beberapa pasien berisiko mengalami fibrosis paru.

Baca Juga: Waduh, Ilmuwan Temukan Mutasi Baru Virus Corona! Lebih Bahaya Nggak Ya?

Baca Juga: Kabar Terbaru! WHO Beberkan 17 Vaksin Corona Potensial yang Sedang di Uji Klinis

Dokter menyarankan para pasien yang selamat dari virus corona kembali ke rumah sakit untuk memeriksa apakah mereka mengalami kerusakan paru-paru secara permanen.

"Ini adalah kekhawatiran bahwa pasien mengalami kerusakan permanen. Setelah selamat dari virus, pasien diundang kembali ke rumah sakit untuk melakukan pemindaian pada paru-paru mereka," ujar Dr Sam Hare, seorang anggota komite eksekutif dari British Society of Thoracic Imaging dan penasihat untuk Royal College of Radiologists mengatakan kepada BBC.

"Dalam pemindaian enam minggu yang kami lihat, sejauh ini saya akan mengatakan antara 20 dan 30 persen pasien yang berada di rumah sakit tampaknya menunjukkan tanda-tanda awal bekas luka paru-paru," tambahnya.

Kasus serius Covid-19 diperkirakan memicu respons imun yang berlebihan. Hal ini menyebabkan lendir dan cairan lain mengisi karung udara sehingga membuat sulit bernafas tanpa bantuan. Oleh sebab itu, begitu banyak pasien Covid-19 yang akhirnya menggunakan ventilator.

Sebelumnya ada penelitian dari Cina yang menunjukkan bahwa pasien Covid-19 mengalami kerusakan paru-paru meskipun sudah dinyatakan sembuh dari virus corona dan telah keluar dari rumah sakit. Data dari virus lain seperti Sars dan Mers menemukan bahwa hingga 60 persen pasien mengalami kondisi kesehatan yang mirip dengan fibrosis paru.

Baca Juga: Wow! Tembus 60 Ribu Kasus Positif Corona, Ini Sebaran Provinsi yang Laporkan Jumlah Sembuh Lebih Banyak Daripada Jumlah Positif Baru...

Baca Juga: Awas! Ilmuwan Sebut Rokok dan Vape Bisa Tingkatkan Risiko Komplikasi Virus Corona