Kebiasaan harian dalam mengonsumsi sarapan adalah hal yang penting dilakukan. Seperti diketahui bahwa sarapan bermanfaat untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Saat jalani aktivitas yang menguras energi, sarapan harus dilakukan demi menjadi sumber tenaga menjalani hari.

Tetapi apakah makan sarapan benar-benar penting? Sementara beberapa orang mungkin bisa bertahan hingga makan siang? Berikut 5 alasan mengapa kamu tak boleh melewatkan makan pagi:

1. Sarapan membuat olahraga jadi lebih efektif

Menurut sebuah studi baru dari University of Bath, Inggris, sarapan membantu membakar lebih banyak karbohidrat selama berolahraga. Selain itu, ia juga membantu pencernaan lebih cepat mencerna makanan yang dikonsumsi setelah berolahraga.

Baca Juga: Sarapan Sehat dengan Omelet Makaroni yang Super Nikmat, Begini Cara Membuatnya!

Baca Juga: Ingin Kontrol Nafsu Makan? Coba Sarapan Tinggi Protein, Dijamin Bisa Tahan Hasrat untuk Ngemil!

"Studi ini menunjukkan bahwa, setidaknya setelah satu kali latihan, makan sarapan sebelum berolahraga dapat 'prima' tubuh kita, siap untuk penyimpanan cepat nutrisi ketika kita makan makanan setelah berolahraga," kata Rob Edinburgh, Ph.D.

2. Meningkatkan memori untuk anak-anak

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 300 remaja, ditemukan bahwa sarapan sehat berukuran besar dan berenergi tinggi bisa bermanfaat langsung dalam memori jangka pendek.

Satu ulasan literatur medis juga menemukan kebiasaan makan sarapan berhubungan positif dengan prestasi akademik pada anak-anak dan remaja. Ketika anak-anak kehilangan bahan bakar energi di pagi hari karena tak sarapan membuat konsentrasi jadi berkurang. Itu tentunya dapat mempengaruhi pembelajaran dan perilaku di sekolah.

3. Sehat untuk jantung

Orang-orang yang enggak sarapan lebih cenderung mengalami penumpukan plak di arteri tubuh. Tetapi, para ahli percaya efeknya tak langsung. Enggak sarapan juga dikaitkan dengan kebiasaan berbahaya lainnya yang dapat menyebabkan pengerasan dan penyempitan arteri (dikenal sebagai atherosclerosis) dan pada gilirannya, meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, dan lain-lain.

Baca Juga: Penderita Diabetes Mari Merapat! Konsumsi Jambu Biji untuk Sarapan Bisa Kontrol Gula Darah Lho

Baca Juga: Melewatkan Sarapan Bisa Turunkan Berat Badan, Benarkah Begitu?

Dalam sebuah penelitian terhadap lebih dari 4.000 orang, mereka yang makan kurang dari 5 persen kalori hariannya saat sarapan 2,5 kali lebih mungkin mengalami aterosklerosis.

4. Mengurangi kemungkinan kelelahan

Tubuh menggunakan energi yang diterima dari makan malam bahkan saat tidur. Ini berarti makan malam pasti tidak cukup untuk membuat kamu berenergi di pagi hari.

"Makan sarapan seperti menyalakan api di tubuh dengan memulai metabolisme," kata Amy Goodson, ahli gizi dari Texas Health Ben Hogan Sports Medicine.

Sangat disarankan untuk memasukkan protein, karbohidrat yang dicerna perlahan, dan sayuran atau buah-buahan dengan serat untuk sarapan sehat yang meningkatkan energi.

5. Mengurangi stres

Kamu pasti pernah dengan mengenai kesensitifan seseorang karena sedang lapar. Itu benar adanya. Saat tubuh lapar, orang cenderung jadi mudah emosi.

Para peneliti di University of California, Davis, menemukan bahwa wanita yang melewatkan sarapan memiliki kadar hormon stres kortisol yang lebih tinggi dalam sistem tubuhnya dibandingkan dengan mereka yang sarapan.

Orang yang biasa melewatkan sarapan juga diketahui memiliki tekanan darah yang lebih tinggi. Biasanya melewatkan makan pagi yang dikombinasikan dengan stres jangka panjang dapat meningkatkan risiko penyakit kardiometabolik pada beberapa orang.