Kesuburan itu sangat penting bagi wanita. Pasalnya, kesuburan itu yang membuat wanita mudah mendapatkan sang buah hati. Namun, bagaimana jika kesuburan kamu ini terganggu? Biasanya, wanita yang kesuburannya terganggu, sulit untuk bisa hamil walaupun telah melakukan hubungan seks tanpa alat kontrasepsi.

Nah untuk itu, yuk ketahui apa saja tanda wanita yang kesuburannya terganggu. Jika kamu mengalami sederet tanda ini, disarankan langsung berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui tingkat kesuburan kamu. Dilansir dari She Knows, Minggu (28/6/2020) kira-kira apa saja ya tandanya?

Menstruasi enggak teratur

Jika kamu mengalami menstruasi atau datang bulan yang enggak teratur, bisajadi tanda kesuburan kamu terganggu. Seperti misalnya, kamu mengalami siklus yang lebih lama dari 35 hari atau sering mengalami menstruasi, alangkah baiknya kamu segera memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Sakit luar biasa saat menstruasi

Saat kamu merasakan nyeri yang luar biasa sakit saat menstruasi dan benar-benar enggak bisa melangkah atau aktivitas lainnya karena kesakitan, bisajadi kesuburan kamu juga terganggu.

Menurut Dr Meike Uhler, MD, spesialis kesuburan di Fertility Center of Illinois menjelaskan bahwa jika seseorang wanita mengalami sakit yang luar biasa ketika menstruasi, bisajuga menjadi pertanda dari endometriosis. Endometriosis adalah kondisi ketika jaringan yang membentuk lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rahim.

Kaki dan tangan selalu dingin

Kaki dan tangan juga bisa menjadi tanda kesuburan kamu terganggu lho. Menurut Dr. Meike Uhler mengatakan bahwa ketika tangan dan kaki dingin, bisa menjadi salah satu tanda dari hypothyroidism atau kelenjar tiroid yang kurang aktif.

Hal tersebut mampu mempengaruhi ovulasi kamu atau memengaruhi siklus menstruasi kamu jadi enggak teratur. Untuk itu periksalah kedokter secepat mungkin supaya bisa diatasi.

Keluar cairan seperti air susu dari payudara

Keluar cairan seperti air susu bisa menjadi pertanda kesuburan kamu terganggu. Sebab, kondisi di mana tubuh memproduksi terlalu banyak hormon prolaktin atau menyusui.

Apabila kadar hormon prolaktin terlalu tinggi, bisajadi hormon mampu mempengaruhi ovarium untuk berhenti berproduksi. untuk itu jika merasakan hal ini alangkah baiknya langsung berkonsultasi ke dokter terdekat.

Semoga bermanfaat ya!