Tampil cantik dengan kulit sehat, cerah, dan indah berseri tentu menjadi dambaan setiap wanita. Makanya enggak heran kalau banyak pula perawatan kulit yang dilakukan. Alih-alih melakukan perawatan dengan serangkaian skincare, rupanya banyak pula kandungan yang belum tentu aman di kulit. Oleh karena itu, wajib banget Beauty harus tahu kandungan apa saja yang aman untuk kulit.

Meski memiliki cara bekerja yang berbeda, tapi kandungan ini mampu mencerahkan kulit wajah dan didukung dengan bahan alami yang cukup aman untuk kulit. Penasaran dengan kandungan skincare apa saja yang aman dikulit dan mampu mencerahkan wajah? Melansir dari laman ezinearticles.com, Senin (29/6/2020), berikut tujuh di antaranya:

Kojic Acid

Kojic Acid atau Asam Kojic berasal dari Koji, yaitu Jamur Jepang. Kojic Acid mampu mencerahkan kulit dengan menghambat produksi enzim dalam kulit yang disebut tirosinase. Yang mana pada gilirannya mengurangi jumlah melanin yang dihasilkan. Kojic Acide merupakan salah satu bahan alami yang paling populer ditemukan dalam produk pencerah kulit.

Baca Juga: Gak Ada Alis, Gak Kece? Begini Cara Dapatin Alis Yang Kece, Beauty!

Baca Juga: Gawat! Ini Bahaya Mencukur Rambut Halus, Buang Pisau Cukurmu Sekarang, Beauty!

Mullberry

Kalau bahan pencerah kulit yang satu ini diekstrak dari akar tanaman kertas mulber. Mulberry bisa dibilang lebih efektif ketimbang hidrokuinon dan asam kojat. Dalam artian, konsentrasi yang lebih lebih rendah diperlukan untuk memiliki efek yang sama dengan konsentrasi asam kojat dan hidrokuinon yang lebih tinggi.

Alpha Arbutin

Alpha Arbutin memiliki efek yang lebih kuat daripada beta arbutin dan juga sering ditemukan dalam produk pencerah kulit. Kandungan ini menjadi salah satu alternatif yang lebih aman untuk hydroquinone.

Beta Arbutin (Ekstrak Bearberry)

Beta Arbutin atau yang umum dikenal dengan sebutan arbutin, berasal dari tanaman bearberry, cranberry, dan blueberry. Kandungan ini bekerja dengan cara yang mirip dengan Kojic Acid, karena menghambat priduksi tironise untuk membatasi jumlah pigmen yang dihasilkan. Meskipun itu alami, tetapi dapat menyebabkan iritasi kulit, terutama pemilik kulit sensitif.

Vitamin A 

Vitamin A Acid atau biasa dikenal sebagai retinol atau tretinoin, mampu meningkatkan tingkatkan di mana sel-sel kulit diperbarui. Peningkatan pergantian sel kulit itu berarti sel kulit yang lebih cerah dan segar dibawahnya dapat terlihat.

Baca Juga: Wow! Gak Takut Lagi Warnain Rambut, 5 Tips Ini Harus Dicoba!

Baca Juga: Enggak Pakai Ribet, Ini 10 Langkah Perawatan Wajah ala Wanita Korea yang Bisa Kamu Tiru, Wajah Auto Glowing dan Awet Muda!

Vitamin C

Pada konsentrasi 10 persen, Vitamin C berfungsi untuk menekan produksi pigmen di kulit. Magnesium Ascorbyl Phospate adalah turunan dari Vitamin C dan ini adalah bentuk bahan yang umum ditemukan dalam produk pemutih kulit. Vitamin C juga dapat melindungi kulit dari sinar ultraviolet. 

Vitamin B3

Atau yang sering dikenal dengan Niacinamide, kandungan ini memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Ini adalah pencerah kulit topikal yang efektif dan bekerja dengan menghambat produksi melanin di kulit. Vitamin B3 biasanya ditemukan dalam beberapa produk pemutih kulit dan tabir surya. 

Sekadar Beauty tahu, biasanya bahan-bahan ini enggak bekerja secara terpisah. Perawatan pencerah kulit yang efektif biasanya menggabungkan beberapa bahan, karena cenderung bekerja dengan baik dan hasil yang lebih maksimal.

Semoga bermanfaat!