Diagnosis kanker payudara dapat menjadi peristiwa yang menghancurkan hidup wanita. Kanker payudara merupakan kanker terbanyak dan penyebab kematian nomor satu pada wanita di Indonesia. Seringkali wanita yang dikejutkan dengan diagnosis kanker payudara padahal banyak yang tidak memiliki riwayat genetik.

Untuk menghindari hal itu terjadi, kamu harus sering berolahraga. Sudah jadi rahasia umum bahwa olahraga merupakan aktivitas fisik membantu menjaga tubuh tetap sehat. Jika bertujuan untuk mencegah kanker payudara, manfaat potensial dari olahraga benar-benar patut diperhatikan.

American Cancer Society (ACS) baru-baru ini mengakui "daftar panjang manfaat" olahraga dalam pedoman terbaru yang sangat merekomendasikan olahraga (selain makan diet seimbang dan menjaga berat badan optimal) sebagai pencegahan kanker payudara.

Baca Juga: Olahraga Bisa Sebabkan Cedera, Ini Tips untuk Menghindarinya

Baca Juga: Wanita Wajib Tahu! Penelitian: Olahraga Teratur Dapat Mengurangi Risiko Berat Badan Naik saat Menopause

Ada sejumlah penelitian yang dilakukan demi mendukung teori bahwa olahraga dapat membantu mencegah kanker payudara. Salah satunya sebuah penelitian terhadap 6657 wanita dan 3464 pasien kanker payudara yang menanyai partisipan mengenai rutinitas olahraga ketika mereka berusia 30-49 tahun dan setelah usia 50 tahun. Hasilnya menunjukkan bahwa partisipan yang berolahraga secara teratur pada periode ini lebih kecil kemungkinannya untuk mengindap kanker payudara.

Olahraga yang dilakukan setelah usia 50 tahun tampaknya lebih efektif. Sering berolahraga dalam periode usia ini memiliki tingkat risiko kanker payudara yang lebih rendah daripada mereka yang hanya berolahraga ketika berusia 30-49 tahun.

Para peneliti menyimpulkan bahwa olahraga berkontribusi terhadap pencegahan kanker payudara. Selain itu, olahraga yang dilakukan hingga usia 50 tahun adalah hal yang sangat penting untuk mencegah kanker payudara.

Penelitian terbaru jurnalCANCER dari University of North Carolina telah membuktikan bahwa olahraga dapat membantu menurunkan risiko kanker payudara. Para peneliti menemukan hasil itu setelah mengamati 3554 wanita berusia 20-98 tahun yang disurvei (1504 dengan kanker payudara, 1555 tidak didiagnosis kanker payudara). Mereka yang berolahraga lebih kecil kemungkinannya terkena kanker payudara. Semakin tinggi tingkat olahraga, semakin besar penurunan risiko kanker payudara.

Baca Juga: Perut Tambah Buncit di Tengah Wabah, Olahraga Atau Diet?

Baca Juga: Intensitas Ringan atau Berat, Olahraga Apa yang Terbaik untuk Kesehatan Jantung?