Menu

Catat Moms! 7 Hal yang Sebaiknya Dihindari Saat Mendekorasi Kamar Anak

Cherryn Lagustya
17 Januari 2022 17:00 WIB
Catat Moms! 7 Hal yang Sebaiknya Dihindari Saat Mendekorasi Kamar Anak

Ilustrasi kamar anak berantakan (The Spurce/Edited by HerStory)

HerStory, Bekasi —

Mendekor kamar anak bukan perkara mudah, orang tua haru bisa mencari tahu keinginan si kecil agar bisa  menerjemahkan interior dan furnitur yang pas dan aman untuk anak.

Namun saat memberikan kamar khusus bagi anak, ada beberapa aturan yang sebaiknya diikuti demi keamanan dan kenyamanan anak Bagi kamu yang baru memutuskan untuk memberikan anak lamar sendiri, berikut hal-hal yang seharusnya dihindari.

Gak mengajak anak berdiskusi

Anak-anak yang sudah memasuki usia sekolah, sebaiknya diajak berdiskusi dalam penataan kamarnya, karena di usia ini anak sudah dapat mengutarakan keinginannya.

Hal pertama yang harus kamu perhatikan adalah memilih tema. Anak-anak usia di atas lima tahun sudah mengerti apa yang tema yang mereka inginkan untuk kamarnya.

Usahakan kamu mendengarkan dan mengajak mereka berdiskusi karena pada akhrinya, mereka yang akan menempati ruangan itu. Kamu dapat mengatur kamar sesuai dengan tokoh favorit atau warna kesukaan mereka. 

Sedangkan untuk anak yang masih berada di usia pra sekolah, umumnya menyukai warna-warna tembok cerah dengan pola kompleks.

Untuk itu, kamu bisa mengecat warna-warna dasar, seperti merah, biru, serta kuning untuk kamar si kecil dibawah usia pra sekolah.

Gak menutupi tempat berbahaya

Di usia tertentu, seperti balita, dia tertarik dengan benda-benda di sekitar mereka. Tutupi ujung-ujung perabot yang runcing dan tajam untuk memudahkan mereka beraktivitas.

Meletakkan komputer atau televisi di dalam kamar anak

Mendekorasi kamar anak tak perlu dengan hiasan-hiasan mahal karena yang penting selaras dengan keinginan mereka. Kamar anak mesti didesain agar mereka nyaman beristirahat dan betah belajar.

Namun, usahakan untuk tidak menempatkan komputer atau televisi di dalam kamar anak, karena lamu idak dapat senantiasa mengontrol atau apa yang diakses di komputer dan ditonton di televisi.

Biasakan anak menonton televisi dan bermain komputer di ruang keluarga atau ruang kerja kamu yang bisa diakses dengan CCTV.

Gak ada meja

Belajar di tempat tidur adalah tanda bencana. Tempat tidur harus digunakan untuk tidur saja, dan bukan untuk aktivitas lain.

Jika ruang terlalu sempit, pertimbangkan solusi kreatif seperti memasangkan meja kecil dengan papan pasak di dinding untuk penyimpanan baju.

Lihat Sumber Artikel di Akurat

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Akurat.