Menu

Sering Dianggap Sepele, Ini 3 Penyebab Anak Sering Ngigau

18 Januari 2022 12:15 WIB
Sering Dianggap Sepele, Ini 3 Penyebab Anak Sering Ngigau

Ilustrasi Anak Tidur (Pinterest/The Pragmatic Parent)

HerStory, Bandung —

Ngigau menjadi salah satu gangguan tidur yang ternyata banyak dialami oleh anak-anak berusia di bawah 10 tahun. Banyak orangtua tentu merasa khawatir karena anak sering berbicara sendiri ketika tidur.

Sebenarnya, mengigau adalah hal normal yang tak membahayakan kesehatan psikologis anak. Namun, kondisi ini juga bisa menandakan adanya situasi tertentu yang menurunkan kualitas tidurnya. Inilah yang harus digali orangtua.

Penyebab Anak Sering Mengigau

Ada beberapa faktor yang menyebabkan anak sering mengigau, diantaranya:

-Faktor keturunan dari orangtua yang sering mengigau

-Kelelahan, rasa cemas, dan stres

-Rasa antusias terhadap hal atau kegiatan tertentu

-Kurang tidur

-Demam

-Adanya gangguan psikologis

-Sedang menjalani pengobatan tertentu

Jika anak mengigau sesekali dalam seminggu, kondisi ini tergolong wajar. Kamu perlu waspada akan pola tidur si kecil apabila ia mengigau setiap malam selama satu bulan berturut-turut.

Berikut adalah beberapa gangguan tidur yang lebih serius, diantaranya:

1. REM sleep behavior disorder (RBD)

Selama fase REM (rapid eye movement), tubuh mengalami lumpuh sejenak diiringi gerakan mata acak dan cepat. RBD menghilangkan fase kelumpuhan ini sehingga anak-anak dapat berteriak, marah, bahkan bertindak kasar saat bermimpi.

2. Sleep terror

Salah satu penyebab anak sering mengigau yang satu ini juga sering disebut sebagai night terror. Gangguan ini menyebabkan perasaan takut berlebih pada beberapa jam pertama setelah tidur.

Night terror biasanya dipicu oleh kelelahan parah, kurang tidur, stres, dan demam. Anak-anak yang mengalaminya bisa berteriak, memukul, atau menendang sebagai respons dari mimpi buruk.