Penyakit jantung adalah penyebab utama kematian baik untuk pria maupun wanita. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) jenis yang paling umum adalah penyakit arteri koroner, yang dapat menyebabkan serangan jantung, angina, gagal jantung dan aritmia.

Nah, cara terbaik untuk mencegah penyakit jantung dan menjaga kesehatan jantung adalah dengan membuat menjalani gaya hidup sehat. Ini termasuk diet sehat serta berolahraga secara teratur. Tetapi, latihan seperti apa yang terbaik untuk kesehatan jantung?

Melansir laman Medical Daily (30/6/2020) dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di BMJ Open, para peneliti menemukan bahwa berolahraga lebih dengan intensitas yang berat bisa jadi faktor penentu dalam menangkal sindrom metabolik dibandingnya olahraga dengan durasi yang lama. Sindrom metabolik adalah nama untuk sekelompok faktor risiko yang terjadi bersamaan dan meningkatkan risiko penyakit seni koroner, stroke, dan diabetes tipe 2.

Baca Juga: Olahraga Bisa Sebabkan Cedera, Ini Tips untuk Menghindarinya

Baca Juga: Wanita Wajib Tahu! Penelitian: Olahraga Teratur Dapat Mengurangi Risiko Berat Badan Naik saat Menopause

Penelitian ini melibatkan lebih dari 10.000 pria dan wanita berusia antara 21-98. Partisipan menghadiri pemeriksaan awal pada 1991-1994 dan diperiksa ulang setelah 10 tahun. Para peneliti menemukan bahwa baik pria maupun wanita yang berpartisipasi dalam olahraga kecepatan berjalan dan joging intensitas tinggi dapat mengurangi risiko sindrom metabolik.  Aktivitas fisik intensitas tinggi mengurangi risiko mengembangkan sindrom metabolik sebanyak 50 persen, dibandingkan dengan olahraga ringan seperti berjalan selama satu jam sehari.

Sebaliknya, dalam studi alternatif yang diterbitkan dalam jurnal Circulation, para peneliti menemukan bahwa olahraga ringan dapat mengurangi peradangan dalam tubuh, yang terkait dengan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap pengembangan penyakit jantung.

Ketika memutuskan latihan apa yang terbaik untuk jantung, kamu harus mendiskusikan program latihan dengan penyedia layanan kesehatan. Apakah latihan intensitas tinggi atau latihan ringan, mengetahui apa yang terbaik untuk tubuh adalah cara terbaik untuk membuat keputusan.

Selain menjaga kesehatan jantung, pastikan juga memeriksa kadar kolesterol, memantau tekanan darah, membatasi konsumsi alkohol, dan berhenti merokok atau tidak mulai merokok.