Ilustrasi golongan darah. (Pixabay/200degrees)
Terdapat empat jenis golongan darah yang dimiliki manusia, yakni A, AB, B dan O. Perbedaan golongan darah itu berdasarkanya antigen pada sel darah merah dan juga plasma darah. Setiap golongan darah juga terbagi menjadi dua rhesus (Rh), negatif dan positif.
Golongan darah yang berkaitan erat dengan organ tubuh manusia pun memiliki pengaruh yang besar terhadap risiko penyakit. Misalnya saja terkait risiko penyakit jantung.
Menurut penelitian Harvard School of Public Health (HSPH) dari keempat golongan darah, ada yang memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami penyakit jantung.
Dalam penelitian yang dilakukan oleh penulis senior Lu Qi, asisten profesor di Departemen Nutrisi, dan rekan-rekannya menungkapkan bahwa orang dengan golongan darah A, B, atau AB memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner daripada orang dengan golongan darah O. Mereka yang memiliki golongan darah paling langka, yakni AB memiliki risiko terbesar.
"Sangat baik untuk mengetahui golongan darah Anda. Tapi, Anda juga harus rutin cek kolesterol atau tekanan darah, terlebih jika tahu Anda berisiko lebih tinggi," tutur Prof Q.
"Anda dapat mengurangi risiko penyakit jantung dengan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat, seperti makan dengan benar, berolahraga, dan tidak merokok," tukasnya lagi.
Penelitian ini hasil dari mengumpulkan data dari dua studi penelitian jangka panjang yang melacak 89.500 orang dewasa selama 20 tahun, para peneliti menemukan bahwa orang dengan golongan darah AB 23% lebih mungkin mengembangkan penyakit jantung daripada yang lain.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.